Kerajinan Perhiasan Dari Limbah Elektronik Di Desa Mijen

0 107

Kerajinan Perhiasan Dari Limbah Elektronik Di Desa Mijen

UKM yang berada di Desa Mijen, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak itu mendapatkan bahan baku berupa limbah elektronik dari para pemulung. Setelah itu barulah limbah itu diolah menjadi perhiasan unik yang bernilai jual tinggi.

Menurut Ershad, dalam setiap limbah elektronik terdapat kandungan beragam bahan yang dapat diolah menjadi suatu kerajinan. Misalnya dalam bungkus kabel terdapat tembaga yang dapat diolah menjadi kerangka perhiasan.

Hasil kerajinan yang dihasilkan UKM Zen Silver antara lain perhiasan, logo instansi, kerajinan wayang logam, dan banyak lainnya. Aneka produk itu dijual dengan kisaran harga mulai Rp 80 ribu sampai Rp 3 juta.

Keindahan produksi Ershad ini juga menarik minat pasar internasional. Yap, beberapa negara seperti Brasil, Amerika Utara, Belanda, Perancis, dan Suriname secara rutin meminta produknya. Nggak cuma itu, perhiasan buatan Ershad pernah dipakai di ajang Miss Universe 2017.

Melalui UKM Zen Silver, Ershad ikut mengurangi jumlah pengangguran yang ada di sekitar tempat tinggalnya. Namun bukan hal mudah bagi Ershad untuk memulainya. Dia terlebih dahulu mengajari warga untuk membuat suvenir, bros, kalung, dan perhiasan lainnya.

Hingga sekarang, ada 23 warga desa yang bekerja di UKM Zen Silver. Belum lagi ditambah dengan jumlah pemuda desa yang menjadi tenaga pemasaran. Jika dijumlahkan, total karyawan Ershad mencapai 50 orang lo.

Ershad nggak main-main dalam hal membantu warga sekitarnya. Dia bahkan rela meninggalkan pekerjaannya sebagai pilot demi total mengurusi UKM Zen Silver.

Source https://www.inibaru.id https://www.inibaru.id/inspirasi-indonesia/ershad-mengubah-limbah-elektronik-jadi-perhiasan-berkualitas-ekspor
Comments
Loading...