Kerajinan Perkakas Limbah Pabrik Di Cikarang

0 192

Kerajinan Perkakas Limbah Pabrik Di Cikarang

Donal, melihat peluang dari kawasan industri yang berada dekat dengan tempat tinggalnya di Kampung Kandangroda RT 01/04, Desa Serang, Cikarang Selatan. Dengan mengumpulkan limbah perusahaan, ia mampu menyulapnya menjadi barang yang bernilai ekonomis. Limbah perusahaan yang dimanfaatkan Donal adalah kayu. Di tangannya, kayu bekas diubah menjadi menjadi perkakas cantik seperti tempat obat, rak sepatu, dan juga mainan anak-anak.

Kayu yang sudah diolah menjadi perkakas dan peralatan lainnya tidak langsung dijual ke masyarakat. Namun melalui kreativitasnya, perkakas itu diolah kembali dengan cara dilukis hingga terlihat lebih menarik. Diungkapkan Donal, usaha yang ditekuninya ini berawal dari keprihatinannya terhadap limbah pabrik seperti kayu yang dibuang. Padahal, potongan kayu bekas masih bisa digunakan. Terlebih kayu yang dibuang merupakan jenis kayu jati landa yang memang cocok dijadikan kerajinan. 

“Melihat banyak kayu yang dibuang justru saya tertarik dan berpikir bagaiman ini bisa digunakan lagi, walaupun banyak pengusaha Madura juga menginkannya tetapi dia hanya mengambil yang besar saja,” tuturnya. Hasil karya Donal sementara ini masih dijual di sekitar Cikarang. Namun katanya, kerajinan miliknya sudah mulai dilirik di daerah lain seperti Karawang, Bogor, dan Jakarta.

“Permintaan sih sudah mulai banyak, bahkan ada yang meminta keluar daerah,” ujarnya. Donal sebenarnya berkeinginan memenuhi permintaan pasar hingga ke luar daerah. Namun keinginannya itu terganjal masalah modal. Kata dia, kendala utama saat ini ialah modal sehingga peralatan yang digunakan pun masih manual.

“Saya juga masih mikir-mikir kalau permintaan banyak seperti ini bagaimana membuat secara besar, alat, dan bahan yang ada juga terbatas,” katanya. Sambil menunggu terkumpul modal, Donal berharap agar usaha kerajinannya menjadi peluang usaha baru bagi masyarakat sekitar, terutama warga yang tinggal di Kampung Kandangroda. Jika usahanya sudah maju, ia memiliki keinginan membuka sanggar yang diberinama Kanada (Kampung Landangroda).

Nantinya, sanggar itu akan menjadi tempat berkumpul anak-anak muda yang memiliki keinginan di bidang seni dan kerajinan. Dan, jika berjalan dengan lancar, ia juga akan merekrut pemuda setempat untuk dipekerjakan di sanggarnya. “Untuk mengurangi pengangguran lah, apalagi banyak yang putus sekolah dan sudah tidak bekerja di pabrik maka mereka kami rekrut,” ungkapnya.

Ke depan, Donal akan berupaya bersinergi dengan perusahaan di kawasan industri. Tujuannya agar usahanya bisa bertahan dan berkembang dengan baik. “Kita juga perlu uluran tangan mereka agar ada progres yang kami capai dan kami berharap pemda dan perusahan di kawasan industri mau membantu kami agar bisa bertahan dan berkembang,” tuturnya.

Source https://bekasi.pojoksatu.id/baca/donal-pengrajin-limbah-pabrik-di-cikarang Donal, melihat peluang dari kawasan industri yang berada dekat dengan tempat tinggalnya di Kampung Kandangroda
Comments
Loading...