Kerajinan Peti Mati Di Padang

0 171

Kerajinan Peti Mati Di Padang

Suara mesin serut kayu memecah di tengah kebisingan lalu lintas kawasan Pasar Batipuah, Padang Selatan, Kota Padang. Asap kendaraan tersamar oleh abu-abu kayu yang terbawa dari gudang tua di sebelah Rumah Abu Abadi. Di dalam bangunan tua tersebut berjejer peti mati yang diselimuti debu dan hanya menyisakan sedikit ruang yang sempit.

Sudah hampir 25 tahun bangunan tersebut menjadi tempat Syafridel  menggantungkan hidup sebagai peranjin peti mati. ia hanya sendirian memoles sebuah peti mati, sementara dua orang rekannya tengah keluar. Ia melempar senyum saat Haluandatang melihat proses pembuatan peti mati. Lelaki yang setengah usianya saat ini dihabiskan menjadi perajin pembuat peti mati ini bercerita tentang bisnis tersebut.

“Ini usaha perkumpulan warga Tionghoa Himpunan Tjinta Teman (HTT), tetapi yang membeli peti mati di sini beragam, bahkan juga banyak dari luar daerah,” cerita pria asli Solok tersebut.

Sebagian orang mungkin merinding melihat peti mati karena benda berbentuk persegi panjang itu identik dengan alam kubur. Padahal, bagi beberapa agama, seperti Budha, Konghucu, dan Kristen, peti mati adalah sebuah kebutuhan sebagai pelengkap tradisi pemakaman. Namun, ketakutan itu tidak berlaku bagi Syafridel.

“Sudah 25 tahun saya bekerja sebagai perajin tidak pernah mengalami hal yang aneh-aneh atau mistis,” tuturnya.

Bisnis peti mati terbilang unik karena jumlah permintaan peti mati tidak dapat diprediksi setiap tahunnya, meskipun saat ini penggunaan peti bagi sebagian masyarakat agama tertentu cenderung meningkat.

Source https://www.harianhaluan.com https://www.harianhaluan.com/news/detail/63460/bisnis-peti-mati-yang-tak-pernah-mati
Comments
Loading...