Kerajinan Plakat Di Banyumas

????????????????????????????????????
0 214

Kerajinan Plakat Di Banyumas

Sudah hampir 30 tahun, Wahadi menjalani usaha kerajinan pembuatan plakat. Meski sempat terpuruk karena usahanya ludes akibat musibah kebakaran, namun Wahadi akhirnya bangkit hingga usahanya bertahan sampai saat ini.  Sudah puluhan tahun, Wahadi, warga Desa Pasir Wetan RT 05 RW 01, Kecamatan Karanglewas membuat usaha kerajinan plakat. Awal ketertarikannya membuka usaha pembuatan plakat, saat dia harus menunggu cukup lama saat memesan plakat. “Ini berawal saat masih muda saya pesan plakat. Tapi karena pengerjaan lama, akhirnya saya coba buat sendiri. Ternyata bisa dan berlanjut hingga saat ini,” katanya.

Bapak tiga anak inipun memperlihatkan cara membuat plakat yang sudah ditekuninya hampir separo dari umurnya. Dikatakan Wahadi, bahan baku untuk membuat plakat menggunakan kayu mahoni. Sementara untuk membuat bentuk tulisan menggunakan kuningan. “Kendalanya cuma kalau bahan baku sedang susah didapat. Kalau ada, gampang saja. Tinggal nunggu pemesan saja,” katanya. Selain membuat plakat, Wahadi juga merakit piala. “Kalau piala sudah pabrikan, saya tinggal merakitnya saja,” terangnya. Menurut Wahadi, perjalanan usahanya tak semulus yang dibayangkan.

Pada tahun 2012 lalu, musibah kebakaran membuat rumah sekaligus tempat kerjanya ludes. Ratusan plakat dan piala yang dibuatnya juga ikut terbakar. Akibat musibah tersebut, dia sempat down untuk memulai usahanya dari awal. Namun demi melanjutkan hidupnya, dia bertekad kembali menjalankan usaha yang sudah dijalani selama berpuluh tahun. “Sempat drop saat itu karena semuanya ludes. Namun suport dan bantuan dari keluarga yang mendorong saya untuk kembali bangkit,” terangnya. Setahap demi setahap, usahanya kembali berkembang.

Pesanan mulai berdatangan. “Tiga tahun setelah musibah, usaha kembali berkembang,” terangnya. Bahkan kini plakat buatannya sudah dipasarkan hingga ke luar kota. Namun untuk omzet per bulan, Wahadi mengaku tidak tahu pasti karena plakat yang dibuat berdasarkan pesanan. “Kalau omzet dan keuntungan susah dipastikan karena sesuai pesanan saja. Jika ramai lumayan, kalau sepi pemasukannya kurang. Paling hanya piala saja yang dibeli,” paparnya. Untuk harga, hasil kerajinan plakatnya ditawarkan dengan harga yang bervariasi. “Harganya mulai dari Rp 75 ribu untuk ukuran kecil, kalau yang besar sampai ratusan ribu,” pungkasnya.

Source http://radarbanyumas.co.id http://radarbanyumas.co.id/pesan-plakat-lama-akhirnya-coba-buat-sendiri/
Comments
Loading...