Kerajinan Pot Di Purworejo

0 253

Kerajinan Pot Di Purworejo

Usaha untuk meningkatkan ekonomi di desa dirasa sulit bagi sebagian orang. Nyaris tidak ada lahan pekerjaan lain di desa selain bertani dengan penghasilan yang pas pasan. Ridwan, pemuda RT 2 RW 1desa Pagak Kecamatan Purworejo Klampok berusaha mengubah pandangan itu. Ia mampu membuktikan, banyak usaha yang bisa dijalankan di desa untuk menghasilkan uang.

“Saya tinggal di desa tidak bisa bertani, jadi harus punya kreativitas lain yang menghasilkan,” katanya

Sebelum mengenal kerajinan ini, Ridwan hanyalah seorang buruh bangunan di kota. Ia terpaksa bekerja di perantauan karena tak memperoleh mata pencahariaan di desa. Ridwan merasa tak punya keterampilan bertani sehingga tenaganya tak dibutuhkan untuk pekerjaan itu di desanya. Keterampilan Ridwan mulai terasah ketika ia bekerja dengan seorang pemilik industri kerajinan di kota. Dari juragannya itu, Ridwan belajar membuat aneka kerajinan berbahan cor hingga cara pemasarannya

Setelah mahir membuat kreasi itu, Ridwan memutuskan pulang kampung dan mengembangkan usaha sendiri di desa. Tak dinyana, setelah usahanya berjalan, respon pasar di daerah tak kalah menggembirakan. Produk kreasi Ridwan mendapat apresiasi dari pelanggan. Ia pun sering kebanjiran pesanan hingga kewalahan.

Di saat permintaan terhadap produk kerajinan itu tinggi, Ridwan menghadapi sejumlah kendala. Tidak mudah rupanya mencari tenaga kerja yang bersedia telaten menjalani profesi itu. Ridwan bahkan pernah mengajari beberapa warga di desanya untuk menularkan pengetahuan. Sayang, tak ada yang bertahan untuk mengembangkan keterampilannya. Dalam menjalankan usahanya, Ridwan dibantu anak dan istri. Dalam sehari, ia bisa mengerjakan 8 hingga 10 produk kerajinan.

Ia memerlukan komposisi berupa semen, pasir, kawat dan cat tembok untuk membuat kerajinan tersebut. Dari adonan bahan itu, ia membentuknya menggunakan alat cetakan menjadi beragam model pot bunga. Di antara model pot itu meliputi, pot gentong motif anggur, pot mangkok, pot piala, dan pot kotak dengan beragam ukuran. Masing-masing pot ia hargai antara Rp 50 ribu hingga 250 ribu tergantung model dan tingkat kesulitan dalam membuat.

Source http://jateng.tribunnews.com http://jateng.tribunnews.com/2017/08/30/berawal-dari-buruh-bangunan-ridwan-jadi-pengrajin-pot-sukses?page=2
Comments
Loading...