Kerajinan Pucuk Nipah Di Indragiri Hilir

0 213

Kerajinan Pucuk Nipah Di Indragiri Hilir

Untuk menambah penghasilan ekonomi keluarga, warga Desa Sei Piyai, Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra) menjadi pengrajin pucuk nipah. Daun nipah yang muda (dinamai pucuk) dijadikan daun rokok yaitu lembaran pembungkus untuk melinting tembakau—setelah dikelupas kulit arinya yang tipis, dijemur kering, dikelantang untuk memutihkannya dan kemudian dipotong-potong sesuai ukuran rokok. Pucuk nipah yang ditelah siap diolah oleh warga Desa Sei Piyai, akan dijual ke penampung di desa tetangga seperti ke Desa Perigi Raja dan Tanjung Lajau. Untuk saat ini, harga jual pucuk nipah kering cukup memihak kepada masyarakat, yaitu delapan ribu rupiah dalam perkilonya. Dalam seminggu para pengrajin pucuk nipah di Desa Sei Piyai bisa mengasihlakan 20 sampai 30 kilo per orangnya.
“Dalam seminggu busa 20 sampai 30 kiloan lah,” ujar Seruni seorang pengrajin pucuk nipah di Desa Sei Piyai.
Kepala Desa Sei Piyai, Suriadi yang diwakili Sekdes, Anang Abdurrahman mengungkapkan, dalam perbulan Desa Sei Piyai bisa mengahasilkan 3 sampai 4 ton olahan pucuk siap jual. “Kita belum pernah mendata secara detail, tapi diperkirakan bisa mencapai 3 sampai 4 ton lah perbulannya,” ujar Anang.
Ditambahkan Anang, selain masyarakatnya mayoritas menggangtungkan hidup dari hasil kelapa, dan menjadi nelayan, mengolah pucuk nipah juga menjadi komiditi andalan desa tersebut.
“Pucuk nipah ini juga menjadi andalan masyarakat kita, selain menjadi pentai kelapa dan nelayan,” imbuh Anang.
Nipah banyak ditemukan di bagian belakang hutan bakau, terutama di dekat aliran sungai yang memasok lumpur ke pesisir. Palma ini dapat tumbuh di wilayah yang berair agak tawar, sepanjang masih terpengaruh pasang-surut air laut yang mengantarkan buah-buahnya yang mengapung. Di tempat-tempat yang sesuai, tegakan nipah membentuk jalur lebar tak terputus di belakang lapisan hutan bakau, kurang lebih sejajar dengan garis pantai.
Source http://www.inhilklik.com http://www.inhilklik.com/news/detail/185/tambah-penghasilan-masyarakat-desa-sei
Comments
Loading...