Kerajinan Rajut Di Solo

0 248

Kerajinan Rajut Di Solo

Kesungguhan dan ketekunan Endang membuat kerajinan rajut karyanya berhasil dipasarkan hingga luar negeri. Wanita dengan merek usaha Desy Collection merintis usahanya sejak tahun 2012. Keahlian merajut yang ia miliki itu diajarkan oleh ibu dan kakaknya.

“Saya belajarnya rajutan ini sejak kecil diajarkan sama ibu dan kakak, lalu akhirnya banyak yang memesan, dan peminat nya juga banyak,” Kata Endang.

Tidak hanya dalam negeri, pemesan karya Endang bahkan berasal dari luar negeri.  “Pelanggan dan pemesan saya itu ada yang dari Semarang, Bandung, Bekasi, hingga ke luar negeri seperti Malaysia, Australia, hingga Tiongkok“, ujarnya.

Rajutan tangan buatan Endang terdiri bagai macam varian diantaranya dompet, tas, rompi, sepatu, sandal, topi, bross, dan masih banyak lagi.

Rajutan yang dijual juga bervariasi hargnya, tergantung bahan dan besar kecilnya barang.

“Harga dompet dijual dengan harga Rp 20.000 sampai Rp 30.000 , topi dari harga Rp 25.000 sampai 30.000 , sepatu dari harga Rp 60.000 hingga Rp 80.000,”

“Kemudian, tas dari harga 50.000 hingga Rp 350.000 tergantung besar kecilnya rajutan,” tambahnya.

Dengan label Desy Collection perempuan anak empat ini mampu memproduksi semua produk rajutan yang berbahan dasar dari benang katun, nilon dan wol. Untuk di Solo, perempuan 50 tahun ini memasarkan produk hasil kerajinan rajutnya diantaranya di Ngarsopuro Night Market, Pusat Grosir Solo (PGS), Pasar Klewer, Car free Day Slamet Riyadi, serta UNS Sunday Market

Source http://solo.tribunnews.com/2017/10/19/tekun-pengrajin-rajut-di-solo-ini-pasarkan-produknya-hingga-ke-luar-negeri http://solo.tribunnews.com/2017/10/19/tekun-pengrajin-rajut-di-solo-ini-pasarkan-produknya-hingga-ke-luar-negeri
Comments
Loading...