Kerajinan Rajut Karya Ibu PKK Di Banjarsari

0 145

Kerajinan Rajut Karya Ibu PKK Di Banjarsari

Berawal dari sekedar hobi, mengisi waktu luang, beberapa ibu rumah tangga di Kelurahan Tegalharjo, Kecamatan Banjarsari, Solo mampu mengirim hasil produk rajut mereka hingga ke tanah Papua.

Pencetus ide kerajinan rajut di lingkungannya, Veronica awalnya hanya iseng membawa hasil kerajinannya ke dalam pertemuan warga. Namun siapa sangka, ibu – ibu di lingkungannya langsung tertarik. Hasil rajutannya selalu habis dibeli para tetangganya.

Berangkat dari hasil kerajinan rajut yang selalu ludes di beli, Veronica tertarik mengajak para ibu di lingkungannya untuk belajar membuka usaha rajut bersama. Alhasil, saat ini sudah ada sekitar enam orang yang rutin mengikuti kegiatan positif tersebut.

Setiap sore ibu – ibu membawa benang dan jarum rajut yang mereka beli secara kolektif. Hasil produk mereka mengikuti permintaan pasar saat ini, namun terkadang mereka juga membuat rahut sesuai dengan keinginan sendiri. “Kami tak pernah mengharuskan ini itu. Kami terbuka dengan siapa saja. Lha wong kami berkumpul juga karena hobi sama mengisi waktu luang,” ujar Veronica.

Hasil produk mereka pertama-tama hanya membuat jilbab. Namun karena permintaan, mereka membuat berbagai produk lain seperti taplak, alas gelas, topi, dan tas. Bahkan kini produk mereka sudah sampai ke berbagai daerah Nusantara. Topi rajut  mereka kirim ke Bali, sedangkan tas rajut banyak dipesan hingga luar Jawa, termasuk Papua.

Seiring dengan peningkatan permintaan, kegiatan ini berdampak pada penambahan pendapatan keluarga. Dalam satu bulan, mereka dapat menjual ratusan produk rajut, melalui penjualan online. Harganya bervariatif, mulai dari 100 ribu hingga 700 ribu rupiah tergantung ukuran dan kerumitan produk rajut yang dibuat.

Kegiatan ibu – ibu ini mendapat perhatian positif dari Kelurahan. Kelurahan menaungi mereka dengan Pembinaan Kesejahteraan Keluarga atau PKK Kelurahan Tegalharjo. “Selain menjauhkan dari hal negative, kegiatan rajut ini juga menjadi tempat berinteraksi. Mereka juga saling sengkuyung memajukan kesejahteraan dengan mencari pendapatan tambahan,” ujar Handaru Widiarti, salah satu perangkat Kelurahan Tegalharjo yang termasuk ke dalam keloompok rajut tersebut.

Selain dijual secara mandiri, produk mereka juga sering ikut dalam pameran sebagai salah satu potensi Kelurahan Tegalharjo. “Harapannya semakin berkembang. Untuk itu kita terus belajar dan belajar karena ilmu seni kerajinan merajut ini tak akan ada habisnya,” kata Veronica.

Source https://preneur.trubus.id https://preneur.trubus.id/baca/6058/keren-sekedar-iseng-kerajinan-rajut-pkk-tegal-diminati-hingga-papua
Comments
Loading...