Kerajinan Rajut Karya Napi Di Malang

0 283

Kerajinan Rajut Karya Napi Di Malang

Potret kehidupan di penjara tak seseram yang dibayangkan. Kehidupan sehari-hari narapidana Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Wanita Kelas II A Sukun Kota Malang, Jalan Raya Kebonsari Kecamatan Sukun Kota Malang.

Selama Bulan Ramadhan ini selain melaksanakan kegiatan pondok pesantren, 412 narapidana di Lapas Wanita Sukun Malang melakukan serangkaian jadwal kegiatan harian yang cukup padat. Pukul 09.00 WIB, kesibukan mulai terjadi di ruang pembuatan aneka kerajinan.Terletak di area belakang lapas, ruang luas itu berisi kursi-kursi panjang dan beberapa mesin jahit.

Pagi itu, belasan napi mengerjakan aneka kerajinan tangan. Ada dua narapidana Warga Negara Asing (WNA) asal China yang sibuk merajut. Keduanya fasih berbicara bahasa Indonesia. Salah satu bahkan mahir berbahasa Jawa. Terpidana kasus narkoba jaringan internasional itu mengaku betah berada di lapas. Pasalnya, ia diterima dengan baik oleh sesama napi.

Selain dua napi asal Cina, ada wanita ini juga berkesempatan berbincang dengan terpidana hukuman mati, P. Bersama empat rekannya, P sibuk membuat tas rajut. Membuat tas dan dompet rajut merupakan keahlian perempuan paruh baya itu. “Kalau buat dompet bisa dapat dua seminggu. Tapi kalau tas seminggu satu saja,” ujar wanita itu.

Kepala Satuan Pengamanan Lembaga Permasyarakatan (KPLP) Wanita Kelas II A Malang, Yuyun Nurliana menjelaskan ada 13 pembagian kerja bagi para napi yaitu tamping, masak, batik, payet, bordir, menjahit, monte, menghias boneka, merenda, breyen, penebah/nyisik, daur ulang dan pembuatan kue.

“Para napi nanti mendapatkan premi atau semacam upah yang bisa mereka gunakan untuk menutupi kebutuhan mereka. Besarnya juga tergantung dari hasil pekerjaan mereka. Semakin banyak hasil karya, tentu premi yang didapat juga makin banyak,” jelas Yuyun.

Berkat bimbingan dan ketekunan para napi, hasil karya mereka laris manis di pasar online. “Jadi kami bekerja sama dengan pihak ketiga, dipasarkannya pun ada juga yang secara online,” terang Yuyun. Selain pemasaran produk kerajinan napi, Lapas Wanita Sukun juga memamerkan hasil karya warga binaan melalui pameran.

Source http://www.malangtimes.com http://www.malangtimes.com/baca/13349/20160620/163522/kerajinan-tangan-napi-laris-di-pasar-online/
Comments
Loading...