Kerajinan Rantang Alumunium Di Ogan Ilir

0 355

Kerajinan Rantang Alumunium Di Ogan Ilir

Desa tanjung atap adalah desa yang memiliki kerajinan aluminium peralatan dapur seperti panci, kukusan, belanga, tapsi, kuali, saringan, rantang dan lain lain. Kerajinan ini sudah digeluti sejak zaman dahulu hingga sekarang bahkan kerajinan ini oleh sebagian warga desa dijadikan sebagai mata pencarian. Seiring perkembangan zaman pada tahun 1992 salah seorang pengrajin aluminium di desa tanjung atap yang bernama pak Rohip bin H.Mukhtar mencoba membuat produk baru berupa rantang walaupun dalam pembuatan rantang tidak semudah seperti membuat produk kerajinan aluminium yang lain, namun pak Rohip tetap berusaha dalam menciptakan ide ide dalam proses pembuatan rantang aluminium baik peralatan yang akan digunakan sampai kepada bentuk rantang yang sempurna sehingga bisa bersaing dengan rantang aluminium buatan pabrik. Dari masa ke masa rantang aluminium hasil kerajinan buatan pak Rohip sudah banyak mengalami perbaikan didalam segi bentuk dan motip demi untuk memuaskan pelanggan pelanggangnya terlebih dahulu untuk mempercantik bentuk dan tampilan dari rantang itu sendiri.


Pada tahun 2000 para pengrajin aluminium di desa tanjung atap mulai mempelajari tahap pembuatan kerajinan aluminium berupa rantang melalui pak Rohip namun tidak semua pengrajin yang dapat mempelajari pembuatan rantang ini karna proses pembuatannya yang rumit belum lagi peralatan yang digunakan dalam proses pembuatan rantang ini memerlukan peralatan khusus  yang banyak tidak dimiliki oleh para pengrajin aluminium didesa tanjung atap.hasil kerajinan rantang aluminium buatan pak Rohip sangat diminati oleh banyak orang sehingga pak Rohip  sangat menjaga kualitas dan kuantitas rantang hasil buatannya seiring itu pula pemasaran rantang aluminium hasil kerajinan ini pada tahun 2005 sudah mulai memasuki wilayah kota prabumulih, melihat perkembangan ini pak Rohip berniat ingin memperluas pemasaran rantang aluminium hasil kerajinannya ke kota palembang, namun pada saat bersamaan waktu itu pak Rohip lagi banyak pesanan kearajinan produk lain sehingga pembuatan rantang menjadi terhambat sehingga pak Rohip mengajari dan mendidik anaknya sendiri dalam proses pembuata rantang aluminium seperti apa yang telah dibuatnya.

Setelah mempelajari proses pembuatan rantang aluminium dari ayahnya anak pak Rohip yang bernama Husni yang telah menguasai pembuatan rantang mulai membangun bisnis kerajinan rantang aluminium sejak tahun 2008. Dengan dibantu oleh beberapa  orang pegawai Husni memulai pemasaran ranta ng aluminium buatannya ke kota palembang sesuai apa yang telah direncanakan oleh ayahnya sejak dulu, rantang aluminium hasil kerajinan Husni ini selain ditempat sentra kerajinannya juga dapat ditemui di kota palembang dapat ditemui di toko toko paralatan dapur dikawasan pasar 16 ilir.

Source http://bloghusn.blogspot.co.id/ http://bloghusn.blogspot.co.id/
Comments
Loading...