Kerajinan Rekal Al-Qur’an Di Bantul

0 291

Kerajinan Rekal Al-Qur’an Di Bantul

Bulan suci Ramadhan selalu dinanti oleh para perajin rekal atau tatakan untuk meletakkan kitab suci Al Quran. Pasalnya saat bulan suci Ramadhan pesanan kerajinan rekal mengalami peningkatan yang tajam.

“Memasuki bulan puasa memang permintaan rekal selalu meningkat tajam. Dari hari biasa kita hanya menerima pesanan sekitar 25 sampai 50 buah. Sekarang pesanan menjadi sekiatar 500 buah,” ujar Muhadi salah seorang perajin rekal warga Dusun Krebet, Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.

Untuk memproduksi kerajinan ini, Muhadi mengatakan masih menggunakan kayu sengon dari daerah Muntilan, Jawa Tengah sebagai bahan baku. Karena selama ini kayu sengon cukup baik dan tahan lama dibanding kayu lain, selain itu kayu sengon juga lebih ringan.


“Kayu sengon harganya tidak terlalu mahal dan tahan lama serta pengerjaannya relatif mudah,” ungkap Muhadi.

Menurutnya, hasil kerajinannya baru dijual setengah jadi kepada beberapa pengepul. Untuk setiap buahnya dijual Rp9.000 ukuran kecil, sementara ukuran sedang dijual Rp10.000 dan ukuran besar Rp11.000.

“Permintaan memang berkurang. Tetapi untuk memperkecil kerugian kami terpaksa mengurangi produksi. Karena bahan baku kayu sengon terus naik sementara harga rekal tidak bisa naik karena pelanggan tidak mau” tuturnya.

Meski ada penurunan pesanan rekal pada awal bulan Ramadhan, namun pihaknya optimis memasuki pertengahan bulan suci ramadhan permintaan akan meningkat. Meski penjualan rekal tahun ini diperkirakan menurun dibanding tahun lalu, namun usaha ini cukup untuk menghidupi keluarganya dan dua orang tenaga kerja.

Source https://www.viva.co.id/ https://www.viva.co.id/berita/nasional/238286-pengrajin-tatakan-al-quran-banjir-pesanan
Comments
Loading...