Kerajinan Renda Bangku Di Minang

0 125

Kerajinan Renda Bangku Di Minang

Hampir tiga dasawarsa sudah Rukbeni menggeluti bisnis kerajinan tangan asal Minang, renda bangku. Kenapa dinamakan renda bangku? Karena untuk membikinnya dibutuhkan suatu bangku yang berbentuk bulat. Bahannya berupa jarum, benang, dan alat dari kayu. Jika peralatan sudah lengkap, jemari Rukbeni bisa lincah merangkai aneka renda untuk dijadikan taplak meja, taplak cangkir, selendang, songket, selendang, baju, maupun kerahnya.

Untuk membuat renda manual ini Rukbeni mengaku ada hitung-hitungannya. Meski demikian, dirinya tetap semangat menyulam. Tak heran hasilnya sungguh apik dan digemari pasar mancanegara termasuk sering dijadikan oleh-oleh bagi tamu-tamu negara di istana kepresidenan.

Kerajinan ini aslinya dari orang Belanda. Dulu di kampung semua membuat kerajinan. Kaum ibu pasti bisa.

Dulu  ada organisasi yang mengurus kerajinan untuk ibu-ibu di Padang. Tahun 1986 kemudian pindah ke Pamulang. Di sini kemudian terusin, karena ini sudah tradisi daerah. Kalau orang sana kan, ini sudah terkenal dengan sulaman Koto Gadang.

Kebanyakan terima pesanan perorangan. Ada sebagian dari orang asing, misal dari Italia, tamu-tamu negara, dll. Dulu Ibu tien soeharto sering beli karena dia menghargai kerajinan seperti ini.

Karena tidak sempat bikin pola, kadang-kadang ambil polanya dari buku. Pola yang lama paling-paling  ubah-ubah sedikit. Motif bunga-bunga. Karena kebanyakan dipakai untuk acara-acara adat dan pertemuan.

Source https://swa.co.id https://swa.co.id/swa/profile/profile-entrepreneur/rukbeni-tekun-bisnis-kerajinan-renda-bangku
Comments
Loading...