Kerajinan Replika Pohon Dari Limbah Plastik Di Banyuwangi

0 283

Kerajinan Replika Pohon Dari Limbah Plastik Di Banyuwangi

Tak selamanya sampah plastik meresahkan, Pasalnya ditangan trampil warga Banyuwangi Jawa Timur, Sampah plastik yang tidak mudah hancur di rubah menjadi kerajinan yang memiliki nilai tinggi. Sampah kita kenal dengan tumpukan barang yang tidak berguna, kotor, dan berbau. Apalagi sampah dari barang yang berbahan plastik,tentu tidak mudah untuk di hancurkan.

Namun ditangan – tangan pengrajin, sampah plastik yang tidak berguna, Justru dapat disulap menjadi kerajinan yang dapat mensejahterakan sang pengrajinya. Itulah kenyataan yang terjadi di pondok pesantren SALAFIYAH SYAFIYAH Desa Cemetuk, kecamatan Cluring, Banyuwangi.

Dibawa ketrampilan para santri inilah, Sampah plastik yang biasanya mengunung di lokasi persawahan milik penduduk, kini tak ada lagi, bahkan sampah plastik tersebut kini berubah menjadi kerajinan hiasan yang mampu menembus pasar Internasional. Sampah – sampah plastik dapat digunakan sebagai bahan dasar berbagai macam kerajinan. Diantaranya meliputi miniatur pohon, Bunga dan buah – buahan.

Seperti pembuatan pohon pisang misalnya, Cara pembuatanya ternyata sanggat mudah, Sampah plastik dililitkan di batang kayu hingga membentuk sebuah batang pohon, kemudian dilapisi dengan spon dan direkatkan dengan memakai lem.

Setelah lem kering, Spon yang sudah menyerupai guratan batang pohon kelapa lalu kemudian di cat, setelah kering, daun dan buah kelapa yang juga terbuat dari spon dipasang, dan kerajinan miniatur pohon kelapa siap di pasang.

Menurut Khoirurrozy, Yang merupakan pengasuh pesantren Salafiiyah desa Cemetuk, Kecamatan Cluring, Banyuwangi. ‘’Pembuatan kerajinan dari sampah plastik bermula dari banyaknya sampah plastik yang berserakan di sawah”.pungkasnya.

Dengan sedikit memutar otak, Dirinya memberanikan diri membuat miniatur pohon yang terbuat dari sampah – sampah tersebit, Diluar dugaan ternyata kerajinan buatanya sangat diminati oleh touris khususnya dari eropa. Dengan semakin banyaknya pesanan, Dirinya mulai merekrut karyawan dari santri – santri yang jumlahnya kini mencapai 20 orang.

Namun menurut Khoirurroy, mengaku hingga kini ironisnya dirinya tidak pernah mendapatkan bantuan berupa apapun dari pemerentah daerah, Dan Khoirurroy beerharap agar pemerintah dapat memerdayakan pengrajin – pengrajin seperti dirinya untuk menangulangi banyaknya penganguran saat ini.

Source http://m.beritajatim.com http://m.beritajatim.com/kabaranda/114/KERAJINAN_POHON_PISANG_YANG_TERBUAT_DARI_LIMBAH_PL.html
Comments
Loading...