Kerajinan Ronce Bunga Melati Di Kediri

0 649

Kerajinan Ronce Bunga Melati Di Kediri

Bagi masyarakat Jawa bulan dzulhijah identik dengan musim pernikahan, karena pada bulan ini banyak masyarakat yang menggelar pesta pernikahan.  Datangnya bulan ini menjadi berkah tersendiri bagi pengrajin bunga ronce atau perangkai bunga di Kelurahan Tempurejo, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Jawa Timur. Pengrajin mengaku, menerima banyak order.

Tempat kerajinan bunga ronce ini milik Suwati. Ia mengaku, sudah 14 tahun menggeluti bisnisnya, dan setiap memasuki bulan dzulhijah dan menjelang lebaran selalu ramai pesanan. Tidak terkecuali, pada bulan zulhijah ini, pesanan datang dari berbagai tempat rias pengantin dan salon kecantikan. “Setiap memasuki bulan besar (Zulhijah) seperti saat ini, selalu datang pesanan meronce bunga. Biasanya dari salon kecantikan atau tempat rias pengantin. Kondisi ini biasanya berlangsung hingga satu bulan kedepan,” ungkap Suwati, pengrajin bunga ronce.

Ada berbagai macam bunga ronce yang diproduksi di tempat usaha Suwati. Antara lain kalung untuk keris yang biasanya digunakan pengantin pria, ronce tibo dodo, cantingan, keketan, tutup gelung untuk pengantinwanita. Suwati menyebut, khusus untuk pengantin perempuan dengan istilah solo putri.


“ Yang membedakan antara disini dengan tempat kerajinan lain yaitu, bunganya asli. Sebenarnya, sekarang ini sudah tidak ada lagi yang menggunakan bunga mati untuk ronce, semua menggunakan bunga hidup, seperti saya ini,” imbuh Suwati.

Ramainya oder bunga ronce juga menjadi berkah bagi para ibu rumah tangga yang jadi karyawati musiman di tempat usaha suwati ini. Ada sebanyak 10 orang karyawan yang setiap hari merangkai bunga disini, mereka mengaku bekerja dengan sistem borongan. “Sistem kerjanya borongan. Jadi upahnya sesuai dengan hasil yang kita dapat. Seperti saya ini, sehari biasanya dapat Rp 25 ribu hingga Rp 28 ribu. Berbeda dengan teman lain. Semakin cepat meroncenya, semakin banyak upah yang didapat,” kata Istikanah.

Di tempat kerajinan bunga ronce Suwati ini menggunakan bahan baku bunga hidup yang masih segar. Antara lain bunga melati, bunga anggrek, dan bunga kantil. Harga satu paket bunga ronce paling murah dibandrol Rp 90 ribu, sedangkan paling mahal mencapai Rp 400 ribu.

Source http://www.beritajatim.com http://www.beritajatim.com/gaya_hidup/220142/musim_pernikahan,_pengrajin_bunga_ronce_kebanjiran_order.html
Comments
Loading...