Kerajinan Sabut Kelapa Di Kulon Progo

0 285

Kerajinan Sabut Kelapa

Hampir tidak ada bagian pohon kelapa yang tidak dapat dimanfaatkan manusia, termasuk sabut. Bukan hanya untuk membantu pembakaran di kompor tungku, sabut kelapa tetapi aneka kerajinan seperti sapu dan keset.

Hal itu dipahami benar oleh warga Dusun Klegen, Desa Sendangsari, Kecamatan Pengasih, Kulonprogo. Wilayah itu dikenal sebagai sentra kerajinan sabut kelapa. Banyak sabut berbentuk menyerupai rambut palsu yang dijemur di hampir semua pekarangan rumah.

Sabut siap pakai dibuat Suparti dalam beberapa bulan. Sabut kelapa awalnya dipukul-pukul agar lebih pipih, direndam dalam air selama dua atau tiga bulan, dipukul-pukul lagi agar seratnya terpisah, lalu dijemur hingga kering di bawah terik matahari. Sabut kering lalu dijual ke pengepul terdekat seharga Rp9.000 hingga Rp12.000 per kilogram.

Warga Klegen akrab dengan pengolahan sabut karena dulu banyak yang bekerja untuk sebuah pabrik cepol di Pengasih. Saat pabrik itu guling tikar pada sekitar tahun 1960, sebagian pekerja lalu mengolah sabut di rumah masing-masing. Pembuatan sapu dan keset pun sudah mulai dilakukan meski jumlahnya tidak banyak.

Source Kerajinan Sabut Kelapa Di Kulon Progo Kerajinan Sabut Kelapa Di Kulon Progo
Comments
Loading...