Kerajinan Sampah Kayu Di Bali

0 449

Kerajinan Sampah Kayu Di Bali

Sampah kayu masih dinilai sebelah mata oleh kebanyakan orang. Padahal bila dikreasikan dengan sedikit sentuhan dan seni, sampah kayu mampu menghasilkan uang hingga jutaan rupiah. Hal ini yang dirasakan oleh Made Sutamaya. Pria asal Kuta, Bali ini berhasil memanfaatkan tumpukan sampah kayu bekas yang berserakan di pinggir pantai. Melalui usahanya yang bernama Kioski Gallery, Made sukses menyulap sampah kayu menjadi desain interior bernilai jutaan rupiah.

Kreasinya mulai diperhitungkan di jagad bisnis kerajinan yang ada di Indonesia. Made juga mampu bersaing dengan para pengusaha yang berpengalaman dengan menampilkan berbagai karya interior desain yang kreatif dan unik serta memiliki kesan mewah.

Pernah bekerja cukup lama di salah satu perusahaan mebel bikin Made makin percaya diri membangun bisnisnya. Akhirnya berbagai karya interior desain ia hasilkan dan berhasil ditawarkan kepada para pelanggannya di dalam negeri.

Bisnisnya semakin berkembang. Made juga telah berhasil membangun pasar di luar negeri. Produknya sudah diperjualbelikan di beberapa negara Uni Eropa, seperti Belanda dan Prancis hingga ke Afrika.

Keberhasilan yang dia raih ternyata bukan didapat dengan cara yang mudah. Butuh waktu yang cukup lama bagi Made berjuang membangun bisnis Kioski Gallery hingga mendapati kesuksesan.

Made Sutamaya mengungkapkan, memulai bisnis Kioski Gallery terbilang susah-susah gampang. Maksudnya adalah bisnis ini dibangun tanpa modal besar. Menurut Made modal awal yang dia gunakan untuk membangun bisnis ini hanya tumpukan sampah kayu, paku dan palu.

Alhasil nama Made Sutamaya muai dikenal banyak orang lewat interior desain dengan menggunakan sampah kayu bekas. Ia mampu meraup omzet hingga Rp 300 juta per bulan.

Source https://news.indotrading.com https://news.indotrading.com/dari-pengepul-sampah-kayu-made-kini-jadi-pengusaha-beromzet-rp-300-jutabulan/
Comments
Loading...