Kerajinan “Sandal Bahan Limbah Ban” Banyumas

0 491

Sejarah Perbandolan

Sejarah Perbandolan atau pembuatan Sandal Bandol(Ban Bodol) di Kabupaten Banyumas telah dimulai dari tahun 1950 an. Adalah Bapak Madseh, warga Banaran, Banyumas yang pertama mengawali pembuatan alas kaki dengan bahan dasar ban mobil bekas ini.

Pada waktu itu sandal yang dibuat masih sangat sederhana, dengan cara pengerjaan yang sangat sederhana pula. Memanfaatkan ban mobil bekas yang sudah rusak(ban bodol) yang hanya menjadi limbah tak berharga. Serta menggunakan alat yang sederhana berupa pisau, palu, dan paku terciptalah sebuah produk alas kaki dengan bahan dasar ban mobil bekas.

Sandal yang dibuat saat itu semua bahannya berasal dari ban bekas, dan hanya menggunakan paku untuk merangkai bahan satu dengan yang lainnya. Memanfaatkan ban bekas sebagai bahan dasar pembuatan sandal adalah karena ban terbuat dari bahan karet yang tahan terhadap gesekan benda keras. Dengan model yang masih sangat sederhana, sandal bandol pun mulai banyak di produksi.

Industri Kerajinan Sandal Bandol

Industri kerajinan sandal Bandol menjadi denyut nadi perekonomian masyarakat Pasirkidul, Karanglewas. Para pengrajin terus berkreasi untuk bertahan di tengah semakin ketatnya persaingan pasar.

Puluhan kodi sandal Bandol ditumpuk di sudut gudang milik pengrajin Mujahid, warga desa Kebanaran Pasirkidul, Karanglewas, Banyumas, Jawa Tengah.

Industri kerajinan sandal Bandol Banyumas telah melegenda. Bandol adalah akronim dari Ban Bodol dalam bahasa Banyumasan, berarti ban bekas. Kerajinan sandal Bandol di desa tersebut sudah ada sejak tahun 1950 an.

Saat itu, para pengrajin memproduksi sandal dengan cara tradisional. Bahan baku sandal juga sederhana, dari ban bekas truk yang sudah tak terpakai. Saat itu sandal dibuat dari ban bekas. Ban dipotong-potong dan dijahit secara manual sehingga berbentuk sandal

Seiring perkembangan zaman, industri sandal dari ban bekas rupanya semakin lesu karena peminatnya berkurang. Beberapa pengrajin sempat menutup usahanya. Namun Mujahid tetap bertahan dan menciptakan kreasi terbaru versinya.

Source Kerajinan Sandal Bahan Limbah Ban Kerajinan Sandal Bahan Limbah Ban
Comments
Loading...