Kerajinan Sandal Dari Batok Kelapa Di Purbalingga

0 339

Kerajinan Sandal Dari Batok Kelapa Di Purbalingga

Para perajin tempurung di Kelurahan Purbalingga Wetan, Kecamatan Purbalingga, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah menciptakan model sandal dari tempurung kelapa. Sisa-sisa potongan tempurung kelapa yang biasa digunakan untuk membuat peralatan rumah tangga, tidak dibuang namun diperhalus dan direkatkan satu persatu membentuk sandal.

Meski berbahan dasar sebagian besar dari tempurung kelapa, namun bagian alas sandal tetap menggunakan bahan karet atau plastik, sesuai selera konsumen. Sementara bagian pengikat kaki, juga sama dengan sandal lainnya. Tempurung digunakan pada pelapis alas sandal.

Harga sepasang sandal ini juga tidak begitu mahal, Rp 25.000 untuk ukuran apa saja. Model sandal ini ternyata justru diminati konsumen dari luar kota seperti Jakarta, Bandung dan Bali. Sementara di penjualan lokal, tidak begitu banyak dikenal. Bisa jadi, sandal tempurung ini justru tidak banyak diketahui jika berasal dari Purbalingga.

“Kebanyakan pesanan sandal tempurung untuk suvenir. Selain itu juga sejumlah pedagang dari luar kota seperti dari Bali, Jakarta dan Bandung, memesan sandal tempurung dari kami,” kata Unardi perajin tempurung.

Unardi mengungkapkan, ide membuat sandal tempurung sebenarnya datang begitu saja karena banyak potongan tempurung sisa dari berbagai macam kerajinan. Daripada potongan tempurung kecil-kecil tidak dipakai, lantas dimanfaatkan dengan cara dirangkai secara vertikal dan direkatkan dengan lem.

“Kami juga terus didorong oleh Disperindagkop Kabupaten Purbalingga untuk terus membuat produk-produk yang unik dan belum ada di masyarakat. Seperti sandal tempurung, juga meja tempurung, tempat tisue, kap lampu, asbak, tempat minuman dan sejumlah produk lainnya,” katanya.

Sementara Sutrisno, Ketua kelompok pengrajin tempurung ‘Manunggal Karya’ yang kini memiliki 42 anggota, mengatakan setidaknya ada 34 macam hasil kerajinan tempurung kelapa. Kerajinan ini diproduksi dan dijual ke pasaran di sejumlah kota besar.

Hasil kerajinan ini sebagian besar untuk keperluan rumah tangga seperti centong, sendok kayu kelapa, piring kayu, penghalus sambal, jam tempurung dan sebagainya. Bahan dasar yang digunakan selain limbah tempurung, juga potongan kayu kelapa atau glugu, dan potongan kayu melinjo.

Kepala Bidang Perindustrian Disperindagkop Purbalingga, Agus Purhadi Satyo, mengatakan pihaknya terus mendukung para perajin tempurung di Kelurahan Purbalingga Wetan dengan memfasilitasi berbagai hal. Pihaknya juga telah mencoba mendukung pameran produk, bantuan bengkel kerja, dan studi banding ke perajin lainnya sebagai upaya menambah wacana.

Source https://news.detik.com https://news.detik.com/berita/1611972/uniknya-sandal-limbah-tempurung-kelapa-dari-purbalingga
Comments
Loading...