Kerajinan Sandal Ukiran Di Pati

0 288

Kerajinan Sandal Ukiran Di Pati

Alas kaki yang satu ini sudah begitu akrab dengan kaki orang Indonesia. Ringan dan nyaman saat dipakai, membuat masyarakat memilih sandal jenis ini guna sedianya mengisi waktu santai. Selain murah sandal ini juga sangat bersahabat saat digunakan bagi segala keperluan.

Peluang bisnis yang sangat menjanjikan, karena produk jenis ini tak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Tapi tahu kah anda, ide penciptaan sandal kreatif berikut justru datang nasib sial. Adalah Pak Zaenal Mukhlisin, warga Desa Tayu Wetan, Kecamatan Tayu, Pati, Jawa Tengah.

Berawal dari seringnya kehilangan sandal di berbagai kesempatan membuat ia tidak suka mengeluh. Bahkan ia mampu membuahkan sandal yang memiliki ciri khas berbeda dengan sandal lainnya. Lantas biasa mencoba melukis sandal dengan berbagai gambar-gambar khas dan mengukirnya menggunakan spidol. Sandal bergambar khusus ini terbukti tak lagi hilang. Hingga kemudian sandal ukir ini menarik minat para teman-temannya sesama penghuni pesanteren di Desa Selempung, Kec. Dukuh seti dan berbagai tetangga di rumahnya.


Setelah lulus pendidikan di pondok pesanteren A.K.N Marzuqi, ia masih menganggur. Memang juga sosok pria kelahiran 28 Februari tidak bisa diam untuk membuat hal-hal yang inovatif. Iseng-iseng pada tahun 2010 bermodalkan uang Rp. 10 ribu, ia sering memenuhi pesanan dari teman-teman, maupun saudara sebanyak 1 hingga 2 pasang. Sepanjang tahun itu juga, pesanan makin bertambah banyak berkat promosi dari mulut ke mulu. “Thn 2012 mulai msuk online pak,” urainya kemudian. Terutama berkat kinerja promosi di Facebook account, pesanan mampu merambah cepat ke luar kota dan luar propinsi.

Komoditi sandal jepit yang tadinya polos dan biasa saja diukir dengan berbagai pola, sehingga menjadi lebih menarik dan penuh gaya. Nilai ekonomis sandal jepit pun juga cepat terdongkrak. Sandal jepit diukir dengan menggunakan pisau cutter sesuai pola gambar yang telah dibuat pada permukaan sandal. Untuk menyelesaikan ukiran pada satu pasang sandal jepit dibutuhkan waktu 3 jam saja. Tergantung tingkat kerumitan desain yang hendak dibuat.

Dalam sehari Pak Zaenal bisa menghasilkan 15 – 20 pasang motif sederhana kalau rumit 1 hari hanya 1 pasang. Beragam gambar dibuatnya. Ada sandal bertema musik, kata-kata menarik, pemain sepak bola, bahkan gambar ukir bermotif wajah pemesan. Selain memiliki ragam motif ukiran yang indah, para pembeli pun dapat juga berperan dalam menentukan hasil karya tiap sandal produksinya. Jangan heran jika para muda mudi dan orang tua lebih memilih untuk mengukir sandalnya, ketimbang harus membeli yang sudah jadi.

Source http://warga-desa-worlds.blogspot.co.id http://warga-desa-worlds.blogspot.co.id/2017/04/zaenal-mukhlisin-pengrajin-sandal-jepit.html#at_pco=tst-1.0&at_si=5aa1d9a09f237b97&at_ab=per-2&at_pos=0&at_tot=2
Comments
Loading...