Kerajinan Sapu Ijuk Di Desa Sia’

0 148

Kerajinan Sapu Ijuk Di Desa Sia’

Desa Sia’, Kecamatan Kotamobagu Utara, di jadikan sebagai sentra pengembangan kerajinan sapu ijuk dan sapu serabut kelapa.

Untuk menopang pengembangannya, Pemerintah Kota (Pemkot) telah menyerahkan mesin pencacah sabut kelapa dan ijuk kepada dua kelompok pengrajin sapu di desa tersebut. Selain itu melalui instansi teknis, para pengrajin sapu diberi pelatihan terkait tata cara pembuatan sapu sesuai standar. Bahkan, diketahui, sapu ijuk maupun yang terbuat dari serabut kelapa buatan pengrajin di Desa Sia’ tak hanya dipasarkan di wilayah Bolmong Raya (BMR), tapi juga ke sejumlah daerah lain di Sulawesi Utara (Sulut), seperti Manado, Bitung dan Minahasa.

“Ada dua kelompok pengrajin sapu di sini. Setiap kelompok berjumlah 10 orang,” ungkap Sangadi Desa Sia’ Herto Balansa.

Dikatakannya, produksi sapu ijuk maupun serabut kelapa yang dihasilkan setiap kelompok mencapai 1.000 buah per pekan.

“Mereka (pengrajin sapu) menjualnya Rp250 ribu per ikat. Dalam satu ikatan itu berisi 50 buah,” terangnya.

Ia mengakui, bantuan mesin pencacah serabut kelapa dan ijuk yang diberikan Pemkot beberapa waktu lalu sangat memudahkan para pengrajin, terutama dalam meningkatkan produksi maupun kualitas sapu.

“Potensi ijuk di sini sangat menjanjikan. Para pengrajin tak kesulitan mendapatkan bahan baku untuk dijadikan sapu. Dengan adanya bantuan mesin itu, sangat membantu para pengrajin. Produksinya pun meningkat dari sebelumnya yang hanya dilakukan secara manual,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Tatong Bara, mendorong para pengrajin sapu ijuk untuk terus meningkatkan kualitas hasil usahanya.

“Bantuan yang diberikan pemerintah harus dimanfaatkan. Sapu ijuk atau yang terbuat dari serabut kelapa adalah identitas Desa Sia’. Ini harus dijaga dan terus dikembangkan,” imbau wali kota, saat menyerahkan bantuan mesin pencacah serabut kelapa, beberapa waktu lalu.

Source https://bolmora.com https://bolmora.com/09/2017/12923/produksi-sapu-ijuk-desa-sia-tembus-pasaran-manado/
Comments
Loading...