Kerajinan Senapan Di Sumedang

0 108

Kerajinan Senapan Di Sumedang

Untuk memproduksi senapan angin, dibutuhkan bengkel yang dilengkapi  mesin bubut, alat scarped hingga alat penjepit besi yang oleh warga Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang,  dinamakan petel. Alat-alat tersebut tak sulit untuk dibeli.

Deni seorang pengusaha senapan angin mengatakan mengumpulkan bahan baku untuk memproduksi senapan angin bukan pekerjaan sulit. Semua bahan baku itu bisa dibeli di toko bahan bangunan, maupun di tempat-tempat penjualan besi bekas.

Paling vital adalah laras senapan. Laras  bahan bakunya berupa besi 16 milimeter yang kerap digunakan sebagai pondasi bangunan. Besi itu, kata Deni, kemudian dipotong sesuai panjang laras yang diinginkan, kemudian di lubangi bagian tengahnya untuk jalur peluru keluar.

Ukuran lubang peluru yang digunakan pada umumnya  4,5 milimeter. “Laras itu kalau presisi harganya bisa mahal. Saya bisa jual satu laras yang presisi seharga  Rp 250 ribu,” ujarnya.

Produsen senapan angin di Cipacing umumnya membuat dua jenis senapan, yakni yang menggunakan gas dan senapan pompa. Senapan yang menggunakan gas memanfaatkan CO2 sebagai tenaga pelontar peluru yang kerap disebut sebagai mimis.

Senapan model itu harus menyediakan tabung yang bisa menyimpan gas. Tabung bisa diisi ulang. Sedang senapan pompa sudah dikenal sejak era 1970-an dan kini kata  kurang begitu laku dibandingkan senapan bertenaga gas.

Untuk membuat senapan jenis gas, kata Deni, besi yang digunakan juga sederhana. Besi yang digunakan berupa besi tabung yang dipampatkan di kedua sisinya. Tabung itu dihubungkan ke tempat meletakan mimis.

Untuk popor senapan, tambah Deni, tak sulit dibuat. Ia menggunakan kayu mahoni maupun kayu pohon mangga.
Untuk mekanik di dalam tubuh senapan, seperti pegas, pelatuk, dan alat-alat pendukungnya,   Deni mengaku bisa memproduksi sendiri.

Ukuran pelatuk dan pegas sama pada sebagian besar senapan. Barang-barang tersebut juga bisa dibeli, dan rata-rata barang-barang itu diproduksi di Tegal.

Source http://www.tribunnews.com http://www.tribunnews.com/regional/2013/09/07/waswas-saat-lihat-patroli-polisi-lewat
Comments
Loading...