Kerajinan Seni Kriya Daun Kering Di Surabaya

0 417

Kerajinan Seni Kriya Daun Kering

Jika biasanya daun kering di sekitar kita sering dianggap sebagai sampah yang hanya bisa dibakar dan dibuang, maka di tangan Siti Retnanik sampah-sampah tersebut bisa dikreasikan menjadi beragam jenis produk kerajinan cantik yang bernilai jual cukup tinggi di pasaran.

Di kediamannya yang terletak di Ngagel Mulyo, Surabaya, Siti Retnanik yang sehari-harinya akrab dipanggil Nani ini menceritakan bahwa awalnya ide bisnis tersebut muncul dari kebiasaan sang suami yang mempunyai latar belakang di bidang pertanian dan gemar mengumpulkan daun-daun kering. Ketika suaminya memasuki masa pensiun, koleksi daun-daun tersebut kemudian dibuatkan sebuah katalog, lengkap dengan nama latinnya. Dari sinilah Nani mulai tertarik memanfaatkan limbah daun kering yang ada di sekitarnya untuk dikreasikan menjadi aneka kerajinan unik daur ulang limbah daun kering.

Mengawali usahanya pada 9 September 1996, produk pertama yang berhasil dibuat Nani kala itu adalah kartu ucapan dari daun kering. “Pada waktu itu belum ada sms, kami membuat kartu ucapan dari daun dan rumput, lalu kita lempar ke Pulau Bali dan responnya sangat bagus,” kenang ibu tiga anak ini.

Nani mengungkapkan bahwa modal awal yang Ia gunakan untuk memulai usaha kerajinan daur ulang ini adalah uang pesiunan sebesar Rp 100.000,00. “Waktu itu ada pesanan dari teman baik dan dari uang Rp 100.000 tersebut bisa balik modal menjadi Rp 500.000,” cetusnya sambil tertawa. Sampai saat ini Nani terus mengembangkan desain produk kerajinan yang Ia hasilkan, dan sudah ada sekitar 100 desain yang telah dihasilkan dari keuletannya. Beberapa produk yang dihasilkan seperti kategori produk interior, pernak pernik, souvenir pernikahan, kemasan produk, dan lain sebagainya.

Source Kerajinan Seni Kriya Daun Kering Kerajinan Seni Kriya Daun Kering
Comments
Loading...