Kerajinan Sepatu Pijak Bumi Di Jakarta

0 135

Kerajinan Sepatu Pijak Bumi Di Jakarta

Berbisnis di bidang fesyen seperti sepatu mungkin sudah banyak dijalani siapapun. Namun, Sandy Adhitya bersama rekannya Rowland Asfales berani menjalankan bisnis fesyen yang berbeda dengan kebanyakan orang. Lewat ‘Pijak Bumi’ Sandy dan Fales berupaya menghadirkan produk sepatu ramah lingkungan sebagai pilihan para pecinta fesyen.

Sandy bercerita, bermula pada April 2016, rekannya Fales yang telah berkecimpung di dunia sepatu selama 6 tahun melihat adanya permasalahan di industri fesyen. Industri fesyen, menurutnya, telah menjadi industri terkotor nomor dua di dunia setelah minyak bumi dan gas.

Dari situ, Fales kemudian mengajak Sandy yang merupakan teman kuliahnya untuk mulai berbisnis fesyen ramah lingkungan. Bermodal Rp 20 juta dari kantung pribadi, ‘Pijak Bumi’ kemudian didirikan anak-anak muda tersebut.

Produk sepatu berbahan dasar seperti vegetable tanned leather yang berasal dari material alam yakni tumbuh-tumbuhan itu dinilai dapat meminimalisir limbah, energi dan emisi, yang berprinsip pada pola hidup sustainability.

“Jadi kita memutuskan untuk mendirikan pijak bumi. Nama ‘Pijak Bumi diambil dari nama old proverb, ketika kita memijakkan kaki ke bumi atau ke tanah, kita mendapatkan energi yang baik,” cerita Sandy di Jakarta.

Bukan hal yang mudah bagi Sandy dan Fales untuk melangkahkan bisnisnya. Sandy mengatakan, kendala terbesar yang dihadapi ‘Pijak Bumi’ adalah masih kurangnya ketidakpahaman mengenai perbedaan produk ramah lingkungan dengan yang tidak.

Menurutnya, setiap orang tanpa tanpa sadar belanja barang-barang yang ada, dan tidak memikirkan akhir dari barang belanjaannya bila sudah tak terpakai. Sebab kata dia, barang-barang belanjaan di seperti baju, celana, hingga sepatu yang menjadi sampah akan menjadi limbah fesyen yang sulit diolah kembali.

Padahal, kata Sandy, terdapat keunikan yang dimiliki ‘Pijak Bumi’. Selain ramah lingkungan, desain yang bergaya minimalis serta fungsional dan daya tahan yang kuat menjadi keunggulan tersendiri dari produk ‘Pijak Bumi’.

Walau mengalami kendala, namun Sandi rekannya terus berupaya untuk mengembangkan bisnisnya hingga bisa diterima konsumen. Perlu kerja keras dan usaha yang tinggi untuk bisa mendapat perhatian konsumen saat itu.

Source https://finance.detik.com https://finance.detik.com/solusiukm/d-4236582/bisnis-sepatu-ramah-lingkungan-ini-beromzet-rp-50-jutabulan
Comments
Loading...