Kerajinan Serba Kayu ” Gendhewa WoodCraft” Di Yogyakarta

0 241

Kerajinan Serba Kayu ” Gendhewa WoodCraft” Di Yogyakarta

Kerajinan kayu (woodcraft) bagi masyarakat Indonesia merupakan produk yang sudah lama ditekuni dan menjadi salah satu kekayaan seni kriya yang dikenal hingga ke mancanegara. Daerah-daerah seperti di Kalimantan, Jawa Tengah, Sulawesi, Bali, dan Papua memiliki jenis kerajinan kayu yang berbeda-beda sehingga makin menambah keragaman budaya negeri ini. Kerajinan kayu (woodcraft) tersebut ketika ditekuni ternyata bisa menjadi sebuah usaha yang memiliki prospek menjanjikan, terutama bagi daerah yang selama ini menjadi salah satu tujuan wisata baik domestik maupun mancanegara.

Peluang itulah yang selama ini ditekuni Aris Suryono dengan memproduksi kerajinan berbahan baku kayu sejak tahun 1997. Memiliki latar belakang keluarga pengrajin relief kayu, Aris muda mencoba mengembangkan skillnya dengan kuliah di Jurusan Kriya Seni di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Setelah lulus, beliau mulai mengaplikasikan ilmu yang didapatnya semasa kuliah dengan membangun bisnis kerajinan kayu “Gendhewa Woodcraft”. “Sewaktu kuliah saya sering membantu dosen untuk membuat berbagai kerajinan kayu, sehingga ketika lulus saya mencoba mengembangkan ilmu tersebut dengan membuat usaha sendiri,” terang Pak Aris.

Di rumahnya Kuncen Yogyakarta, Pak Aris membuat kerajinan kayu berbahan baku kayu mahoni. “Alasan penggunaan kayu mahoni karena memiliki karakter lebih mudah diproduksi dan lebih murah,” jelas bapak dua orang putri tersebut. Kayu mahoni yang dibeli dari toko kayu lokal Jogja dikreasi menjadi berbagai macam produk seperti Panel (hiasan dinding), tempat surat, gantungan baju, cermin, dan lampu. “Saat ini kami lebih fokus mengerjakan panel (hiasan dinding) karena permintaan yang masih stabil,” imbuh pria asli kota ukir Jepara tersebut.

Dibantu empat orang tenaga produksinya, Pak Aris mampu menghasilkan rata-rata 500 buah produk kerajinan kayu berbagi jenis dan ukuran setiap bulannya. “Produksi kami 50 % melayani pesanan dan 50 % untuk stok produk untuk dibawa saat ada pameran baik di Jogja maupun di luar kota,” jelas Pak Aris yang ditemani istrinya Praptiningsih. Diakui Pak Aris, membuat kerajinan kayu membutuhkan ketelatenan dan ketekunan ekstra karena detail produk harus diperhatikan dengan cermat. “Tidak semua orang bisa mengerjakan beberapa tahapan dalam pembuatan kerajinan kayu, sehingga hal itu bisa menjadi sebuah kelemahan sekaligus keunggulan bagi pengrajinnya,” imbuh Pak Aris.

Source https://bisnisukm.com https://bisnisukm.com/peluang-usaha-produksi-aneka-kerajinan-kayu.html
Comments
Loading...