Kerajinan Serbuk Kayu Di Purworejo

0 712

Kerajinan Serbuk Kayu Di Purworejo

Industri kerajinan berbahan baku limbah serbuk gergaji, mulai dikembangkan di Purworejo. Kerajinan  yang memanfatkan limbah yang awalnya tidak memiliki nilai jual, setelah mendapat sentuhan tangan trampil, bisa disulap menjadi bentuk kerajinan yang menarik dan mempunyai nilai jual tinggi. Apalagi bahan bakunya mudah ditemukan di berbagai wilayah Purworejo.

Berbagai kerjinan tesebut dapat dijumpai di “Mother Craft” yang dikelola Sunaryadi, beserta dua orang anaknya. Di rumahnya jl Brigjend Katamso 201 Kelurahan Boro Kulon Kecamatan Banyuurip, sekaligus sebagai bengkel dan show roomnya terpajang berbagai bentuk kerajinan berbahan baku limbah serbuk gergaji. Seperti pigura, tempat tisu, tempat mahar, celengan, tempat pensil, miniatur “Bedug Pandowo” hingga guci. Harganya pun bervariatif mulai dari Rp 5.000-Rp 150.000, namun juga ada yang mencapai Rp 450.000 tergantung jenis dan ukurannya.

Ketika ditemui, Sunaryadi yang juga pensiunan guru SD mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut dirintis sejak 2003 lalu. Ia memilih jenis usaha  itu sebagai sarana menyalurkan hobi dan kemampuannya di bidang seni. Sekaligus membimbing kedua anaknya Nursito Wahyu Indaryo dan Ugi Bangun Cahyo, anak nomor empat dan lima dari lima bersaudara. Sedangkan nama Mother Craft, diberikan untuk mengingatkan anaknya agar tidak lupa kepada sang ibu, yang telah mendahuli sejak tahun 1993 lalu.

Produk kerajinan berbahan baku kertas karton, limbah gergaji, tali agel dan biji bijian. Semua bahan diperolehnya dari lingkungan sekitar, keculai tali agel yang harus membeli di Yogyakarta. Pilihan jenis kayu gergajian sangat menentukan, karena tiap kayu memiliki tektur dan warna yang bebeda. Misalnya kayu albasia keabu-abuan, nangka kemerah-merahan, sonokeling agak hitam. Limbah gergajian diayak agar halus, setelah itu ditaburkan sesuai warna yang diinginkan. Untuk menambah motif atau variasi, gunakan berbagai biji-bijian. Sehingga tidak menggunakan cat sebagai pewarna, karena pewarnanya asli.

Pada awal usaha, ia menawarkan produk berupa kotak kado, celengan ke berbagai pasar swalayan di luar seperti Purwokerto, Semarang, Tegal, Pemalang. Di luar dugaan ternyata pasar memberikan respon, sehingga memacu dirinya untuk mengembangkan produk lain. Bahkan setiap mengikuti pameran, menyertakan minatur “Bedug Pendowo” sebagai maskot Purworejo. Kini pihaknya terus mengembangkan berbagai produk seperti pernak-pernik mainan berbahan baku biji-bijian, berbagai souvenir pernikahan.

Source Kerajinan Serbuk Kayu Di Purworejo Kerajinan Serbuk Kayu Di Purworejo
Comments
Loading...