Kerajinan Sokasi Di Buleleng, Bali

0 391

Kerajinan Sokasi Di Buleleng, Bali

Desa Tigawasa di daerah pegunungan, di Kecamatan Banjar kabupaten Buleleng, Propinsi Bali, Desa Tigawasa berjarak 20 km dari kota Singaraja. Desa Tigawasa merupakan pusat berbagai kerajinan anyaman bambu seperti  kerajinan Sokasi. Dari sejumlah kerajinan tersebut, kerajinan sokasi merupakan ciri khas yang unik dan sekaligus kerajinan andalan Desa Tigawasa. keunikan yang terdapat pada kerajinan sokasi, yaitu hampir semua ibu-ibu rumah tangga bahkan gadis-gadis remaja dan anak-anak berusia dari 10 tahun bisa membuat sokasi. Sedangkan keunikan pada kerajinan sokasi yaitu pada corak dekoratif khas Bali, dengan ciri ungkap khas Buleleng yang merupakan kepribadian seni kerajinan Tigawasa.

Pengerajin sokasi dari Tigawasa kebanyakan mengerjakan secara sendiri-sendiri di rumah masing-masing sesuai dengan order yang diterima dari pengepul salah satunya I Made Sadnyana. Bahkan mayarakat yang pengerajin, ada sama sekali bukan untuk dijual, hanya sebatas bisa untuk kepentingan sendiri. Untuk kepentingan upacara agama hindu, adat (tradisi), sebagai cindramata, dan sebagai koleksi seni. Barang yang dihasilkan diserahkan kepada pengepul dengan harga yang 2 bervariasi sesuai dengan ukuran dan kualitas produk yang dihasilkan.

Produk kerajinan anyaman bambu sokasi  banyak diminati para seniman karena keunikan anyaman bambu Tigawasa ini. Keunikannya yang terletak pada unsur kepribadian Buleleng gaya dekoratif dan naturalistiknya. Kerajinan anyaman bambu sokasi  tidak saja diminati oleh para seniman, tetapi juga diminati oleh para kolektor seni baik dari dalam Negeri maupun dari manca negara. Banyak para pengerajin anyaman bambu menerima pesanan khusus untuk cindra mata. Bahkan anyaman bambu sokasi yang sangat unik pembuatannya membutuhkan waktu sampai beberapa minggu dengan nilai jual sampai mencapai Rp 350.000.

Untuk kerajinan sokasi memiliki keunikan motif khas Tigawasa yaitu motif nagasari, dan 3 motif cokelat dengan tekstur naturalistik. Produk ini banyak digunakan sebagai dekorasi upacara agama Hindu, hiasan dinding, hiasan pintu masuk rumah, hiasan gapura, untuk alat- alat upacara, untuk hiasan meja tamu, untuk hiasan tempat-tempat sidang, pertemuan, seminar, untuk cindra mata, dan sebagainya. Produk “sokasi“ ini telah dipamerkan di hotel- hotel, Galeri-galeri, museum-museum baik di dalam maupun di luar negeri.

Source Kerajinan Sokasi Di Buleleng, Bali shopppingbali.com
Comments
Loading...