Kerajinan Songket Halaban Di Kabupaten Limapuluh Kota

0 223

Kerajinan Songket Halaban Di Kabupaten Limapuluh Kota

Kota merupakan kabupaten yang terletak dibagian timur wilayah provinsi Sumatera Barat atau 124 kilo meter dari pusat ibukota provinsi yaitu Padang. Memiliki batas wilayah yang berbatasan langsung dengan provinsi Riau, Limapuluh Kota memiliki keindahan alam, cagar budaya, objek wisata dan peninggalan sejarah.

Disamping itu kerajinan tradisional juga ada diwilayah ini. Sekitar 500 orang, umumnya kaum ibu yang tersebar di Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat, menggeluti kerajinan tradisional menenun.

Tak hanya ibu rumah tangga dan para remaja, kerajinan tradisional ini juga digeluti hampir seluruh siswa sekolah tingkat SMP dan SMA. Biasanya, setiap pulang sekolah mereka akan menghabiskan waktunya hingga sore harinya dengan menenun selendang. Salah satunya adalah Zias.

Songket Halaban, begitu orang mengenalnya, bekerjasama dengan dinas perindustrian kabupaten setempat, produksi kerajinan songket terus meningkat dengan tingginya pesanan pembuatan dari berbagai pihak, khususnya pelaku bisnis.

Selain itu para perajin biasanya menjual langsung ke Kota Bukittinggi dan ada juga yang menjualnya kepada pedagang pengumpul di Halaban atau langsung kepada konsumen. Bahkan tak jarang pula yang mengirimnya langsung ke luar negeri seperti ke negara tetangga Malaysia dan Singapura.

Halaban sudah semakin dikenal khalayak di dalam dan luar negeri. Bahkan sejak beberapa tahun belakangan sudah masuk ke pasar negara tetangga. Menggunakan benang lusi, berbagai variasi dan pola tenun ada disini diantaranya tenun jarek dan cukia.

Desain songket Halaban sudah mencapai 90 motif. Untuk mengerjakan satu pasang sarung (kodek) dan selendang akan memakan waktu hingga 2 minggu.

Menggunakan bahan baku yang berkwalitas untuk harga jual saat ini di tingkat perajin untuk jenis tenun jarek dan bacukia berkisar 1,5 juta hingga 2,5 juta rupiah.

Source http://spotsumbar.com http://spotsumbar.com/2017/12/15/songket-halaban-kerajinan-tradisional-dari-timur-sumatera-barat/
Comments
Loading...