Kerajinan Souvenir Anfeis Di Sidoarjo

0 119

Kerajinan Souvenir Anfeis Di Sidoarjo

Berbekal kecintaannya pada dunia seni, khususnya kerajinan aksesoris dan lukis, Dewi Kusumawati nekad mendirikan UKM Rumah Rajut dan Souvenir Anfeis. “Ini saya lakukan berdasarkan hobbi dan kesukaan saya. Karena dulu saya hobi membuat bando rajut,” ungkapnya.

Siap sangka, bando-bando cantik yang ia buat ternyata dimininati konsumen yang sebagian besar dari kalangan anak-anak dan ibu-ibu.

Jumlahnya pun terus berkembang. Seiring berjalannya waktu, puluhan pesanan kerap datang menghampiri. Bahkan tak sedikit konsumen yang datang memesan dengan kriteria produk yang sewajarnya tidak ia kerjakan.

“Pesanan konsumen itu macam-macam. Kadang sulit untuk saya dikerjakan. Tapi menurut saya, itu suatu tantangan. Toh ini juga demi kelancaran usaha saya,” aku Dewi ketika ditemui Sureplus.id di kediamannya, Kawasan Perumahan Citra Garden Sidoarjo.

Lantas pada 2011, perempuan kelahiran Kediri ini berkomitmen untuk mendirikan UKM yang ia beri nama Rumah Rajut dan Souvenir Anfeis itu. Pemakaian nama tersebut terinsiprasi dari nama kedua anaknya, Ainul Fuad Fitriansyah dan Nur Fuad Alfaries.

Jenis produk yang ia garap antara lain tas, tempat minum, bando dan sepatu rajut, sedangkan aksesorisnya seperti topi, kalung, gelang, bros kerudung dan baju.

Di awal mendirikan usaha, ia sempat tidak diberi izin oleh sang suami. Karena takut tanggung jawabnya sebagai istri dan ibu akan terbengkalai. “Akhirnya perlahan saya bisa menunjukan, anak-anak bisa saya kendalikan. Dan kesukaan ini bisa menghasilkan. Begitu ada hasilnya perlahan suami mulai mengijinkan saya untuk berwirausaha,” ujarnya.

Dalam mengembangkan bisnis usahanya, Dewi selalu membuka mata untuk sekedar mencari beberapa referensi dari buku, artikel serta mengikuti beberapa komunitas kerajinan kreatif, guna menambah wawasan ide kreatif yang ia miliki.

“Jaman sekarang perkembangan industri kreatif semakin banyak, kalau kita tidak jeli mencari referensi dan relasi, maka usaha kita tidak akan berkembang. Jadi kalau saya mengikuti pameran itu, banyak sharing sama teman-teman sesama krafter saling beri saran beri referensi juga,” papar perempuan 40 tahun ini.

Kini jenis-jenis produknya semakin bervariatif. Yang terbaru, ia berhasil menciptakan tas rajut dengan kombinasi kulit serta motif tas tiga dimensi.

“Berkat hasil sharing itu saya mempunyai ide baru. Dan saya tidak membatasi kreatifitas dalam usaha. Karena saya sendiri pun sadar sentuhan dan rezeki masing-masing orang pasti berbeda-beda,” ujar Dewi.

Source https://www.sureplus.id https://www.sureplus.id/2018/06/05/kecintaan-pada-seni-antar-dewi-geluti-usaha-kreatif/
Comments
Loading...