Kerajinan Souvenir Dari Koran Bekas Di Singaraja

0 358

Kerajinan Souvenir Dari Koran Bekas Di Singaraja

Ketut Wirjana, terlihat terampil dan cekatan menyusun lintingan koran menjadi berbagai kerajinan. Dengan kepiawaian yang dimilikinya, satu per satu lintingan koran itu pun kemudian ditempelkan, lalu dibentuk melingkar. Kurang dari satu jam, belasan kertas koran bekas itupun sudah terbentuk jadi sebuah karya unik nan klasik.

Koran bekas di tangan Ketut Wirjana disulap menjadi produk kerajinan bernilai ekonomi. Praktis pundi-pundi rupiah pun mengalir ke kantong pria warga Banjar Dinas Kelod Kangin, Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng.

Awalnya, ia sempat ragu dan khawatir hasil produksi kerajinan koran bekas itu nantinya tidak mendapatkan tanggapan positif dari masyarakat. Tanpa diduga, beragam hasil kerajinan tangan unik khas Bali berbahan baku koran bekas seperti kempu, kopok (tempat tissue, permen, pensil) bokor juga tas dilirik, dan menarik perhatian konsumen.

Hasil karya seni Yan Dauh, sapaan akrabnya, dibanderol dengan harga bervariasi tergantung tingkat kesulitannya, mulai dari yang termurah Rp 50.000 hingga Rp 500 ribu.

Proses Pembuatan Kerajinan Koran Bekas

Proses penggarapan satu kerajinan dari koran misalnya kempu, kata Yan Dauh bisa membutuhkan sekitar 20 lembar koran bekas, lem fox, serta lem G. Pertama, satu lembar kertas koran dipotong terlebih dulu menjadi beberapa bagian, lalu dilinting, selanjutnya di lingkarkan sebelum di lem. Setelah di lem, lanjut pada proses pengeringan yang membutuhkan waktu kurang lebih 12 jam. Setelah itu barulah koran tersebut dibentuk seperti tali dan dililitkan pada media mal tudung kipas angin.

Source Kerajinan Souvenir Dari Koran Bekas Di Singaraja Bali puspa
Comments
Loading...