Kerajinan Souvenir Dari Limbah Kayu Peti Kemas Di Desa Sedarat

0 130

Kerajinan Souvenir Dari Limbah Kayu Peti Kemas Di Desa Sedarat

Hakim warga Jalan Nangka No.10, Desa Sedarat, Kecamatan Balong membuat kerajinan berbahan dasar kayu bekas peti kemas jenis jati belanda mulai dari tas kayu, talenan, siluet foto hiasan dinding, jam dinding bulat/kotak siluet, gantungan kunci dan souvenir pernikahan.

Dipilihnya jati belanda karena kayu jenis ini memiliki serat yang bagus. Bermula sejak dua tahun lalu, usaha yang diberi nama kadoku/pdcraft ini sukses dilirik pembeli.

Dibantu dua orang rekan kerja dan istri, ia bahkan telah menjual tas kayu buatannya hingga ke Turki dan Jepang. “Selain itu juga pesanan datang dari Sumatera, Jawa dan Kalimantan,” jelasnya.

Alumni Politeknik Seni Yogyakarta memulai usahanya dari Yogyakarta namun saat ini sudah dipegang oleh dua rekan kerjanya sedangkan di Ponorogo dipegang langsung oleh Hakim dan istrinya. Ia memasarkan produknya melalui media sosial instagram dengan nama @kadoku91 dan @pdcraft91.

“Kami membanderol harga mulai dari Rp4500 hingga ratusan ribu,” tuturnya.

Untuk siluet, Hakim mengaku dalam dua hari sudah jadi. Mulai dari pengiriman foto, desain yang tepat baru diproses dicetak di permukaan kayu. Ia memilih teknik cetak CMYK dengan finishing soft glossy.

“Jadi cetakan siluetnya bisa lebih awet dan tahan luntur,” cakapnya.

Source https://www.cendananews.com https://www.cendananews.com/2017/11/kayu-bekas-peti-kemas-jadi-barang-bernilai-tinggi.html
Comments
Loading...