Kerajinan Souvenir Kayu Di Bangka Tengah

0 218

Kerajinan Souvenir Kayu Di Bangka Tengah

Provinsi Bangka Belitung memiliki beranekaragam kekayaan sumber daya alam yang bisa dimanfaatkan untuk menunjang perekonomian masyarakat. Salah satu sumber daya alam yang bisa dimanfaatkan adalah akar bandar atau dalam bahasa lokal biasa disebut “kekembat”. Banyak yang belum mengetahui dan menggunakan jenis kayu ini sebagai bahan baku yang bisa digunakan untuk membuat kerajinan tangan.

Di tangan orang kreatif seperti Rojali biasa akrab dipanggil Yak Li, warga Desa Namang, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah. Akar bandar atau “kekembat” bisa disulap menjadi aneka model gantungan kunci dan miniatur-miniatur kerajinan tangan yang menarik dan unik. Untuk gantungan kunci ada 13 jenis yang sudah diproduksi antara lain: suyak ikan, guci rusip, guci minuman, guci india, topi, gelas berkaki, gelas biasa, kendi, jagung bakar, pas bunga mulut rata, pas bunga mulut miring, bola serta lampion. Sedangkan kerajinan miniatur, ada 8 jenis yang sudah diproduksi antara lain: keranjang gandeng, suyak, suyak ikan, pas bunga, tempat pulpen, tangga untuk petik lada, lampu petromak dan miniatur dulang serta penutup dulang.

Keinginan yang kuat untuk mendukung pariwisata di daerah, Yak Li memulai usaha kerajinan tangan ini sejak tahun 2013 dengan modal terbatas. Bahan baku yang pertama kali digunakan untuk membuat kerajinan tangan ini adalah rotan, akan tetapi bentuk produk yang dihasilkan terlalu besar dan harga jualnya agak mahal sehingga pembeli banyak mengeluh soal harga. Setelah mendapat berbagai masukan, dia menggunakan bahan baku akar bandar atau “kekembat” dengan harapan bahan baku ini bisa dijadikan identitas bahan baku yang berasal dari Bangka Belitung selain resam dan geligit atau inas.

Yak Li tidak memiliki latar belakang khusus di bidang seni kerajinan tangan. Namun kualitas hasil produksi yang dihasilkan tak kalah bila dibandingkan dengan produk dari daerah lain. Menurut Yak Li, proses pengerjaannya memakan waktu yang tidak begitu lama, tergantung tingkat kesulitan pengerjaannya. Untuk satu produk gantungan kunci biasanya bisa diselesaikan dalam waktu 15 – 20 menit. Sedangkan untuk produk miniatur, dikarenakan bentuk yang lebih besar dan agak sedikit rumit, maka perlu setengah hari bahkan bisa 1 hari baru bisa selesai.

Ia menjual produk gantungan kunci dan miniatur tersebut dengan harga yang bervariasi, tergantung pada model dan ukurannya. Sebagai contoh, untuk kerajinan gantungan kunci dijual dengan harga Rp. 5.000/produk. Sedangkan untuk miniatur tergantung dari besar kecilnya produk, harga berkisar dari Rp. 50.000 hingga Rp. 150.000.

Tentu saja untuk mengenalkan hasil-hasil karya pengrajin lokal harus dilakukan oleh banyak pihak agar kerajinan lokal khas Bangka Belitung lebih dikenal lebih luas. Bagi masyarakat yang ingin memesan produk ini, bisa datang langsung ke Desa Namang atau melalui Handphone ke nomor 082380338200.

Source http://www.muarababel.com http://www.muarababel.com/muara-detail/kreatifitas-unik-dari-pengrajin-tangan-lokal-desa-namang.html
Comments
Loading...