Kerajinan Souvenir Khas Mentawai

0 289

Kerajinan Souvenir Khas Mentawai

Kabupaten Kepulauan Mentawai yang ambil bagian pada ivent promosi daerah ini, memajang aneka kerajinan khas kepulauan Mentawai, seperti Palitte (ukiran berbentuk pedang), Pendayung (ukiran pajangan dinding berbentuk alat dayung), berikut pajangan dinding bermotif Balukbuk (tempat obat-obatan tradisional), Korabi (bentuk tato orang Mentawai), dan motif perahu dayung khas Mentawai, miniatur rumah adat Mentawai (Uma), miniatur papan surfing, panah, tombak, gelang Letcu, sampai tas Baklu yang terbuat dari pelepah sagu, serta aneka kerajinan khas Mentawai lainnya.

Viator Simanri, seorang pengrajin souvenir khas Mentawai asal Pokai Siberut Utara yang diikutkan pada kegiatan expo itu mengatakan, souvenir alat-alat tradisional Mentawai seperti tas Baklu,  panah Mentawai, tombak yang dijual Rp100 ribu sampai Rp 500 ribu per unit itu selalu menjadi incaran pengunjung pada setiap Mentawai mengikuti pameran. “Setiap pameran memang souvenir-souvenir khas Mentawai ini sangat dicari pengunjung, terutama pernak pernik yang sederhana seperti gelang letcu ini sangat laku,” ujarnya.

Viator yang sering dipanggil Bajak Letcu ini menyebutkan, souvenir Mentawai memang sangat diminati, bahkan pihaknya sering mengalami kewalahan dalam memenuhi permintaan pasar. Namun demikian masih banyak kendala yang dia alami terutama masalah modal dan perhatian dari pemerintah setempat yang belum maksimal dalam melakukan pembinaan terhadap para pengrajin, “Pemasaran masih terbatas dengan adanya order, ada juga yang lewat online melalui instagram, tapi kita sudah kewalahan, karena memang belum adanya tim, atau bantuanlah dari pemkab, untuk mengelola yang lebih baik,” katanya.

Dia mengharapkan ada bantuan dari pemerintah setempat dalam pelatihan-pelatihan seni kerajinan tangan ini seperti yang pernah dilakukan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Mentawai yang mengajak para pengrajin kerang laut mengikuti pelatihan di Surabaya.

Sementara, Kepala Dinas Perindagkop Mentawai, Elisa Siriparang menyebutkan, keikutsertaan Mentawai pada Sumbar Expo kali juga merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mempromosikan produk-produk unggulan, termasuk di dalamnya produk kerajinan dan produk-produk usaha kecil menengah (UKM) yang saat ini tengah digalakkan di Mentawai.

Ia mengatakan, melalui pameran-pameran tingkat nasional seperti Sumbar Expo yang diadakan di Batam, diharapkan produk unggulan Mentawai itu dapat dikenal secara nasional, bahkan International mengingat kota Batam merupakan daerah yang berdekatan dengan negara Singapore, Malaysia dan Brunei Darusalam.

Selain memiliki potensi unggulan di bidang pariwisata dan juga peluang investasi kelautan dan perikanan yang cukup menjanjikan, kata Elisa, kabupaten yang memiliki julukan Bumi Sikere itu juga terus berupaya mendorong lahirnya kelompok-kelompok usaha kecil menengah.

Sumatera Barat Expo 2017 yang ke 6 digelar oleh Badan Pengubung  Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) di Kota Batam  Kepulauan Riau. Ajang pameran produk dan potensi unggulan Sumbar, yang berlangsung selama 4 hari (9-12 November) tersebut mengusung tema ‘Wisata Halal Sumatera Barat Merajut Serumpun Melayu.

Source http://www.minangsatu.com http://www.minangsatu.com/Aneka-Kerajinan-Khas-Mentawai-Diburu-Pengunjung-Sumbar-Expo-2017-di-Batam-771.html
Comments
Loading...