Kerajinan Souvenir Tanaman Di Depok

0 136

Kerajinan Souvenir Tanaman Di Depok

Maraknya kegiatan bercocok tanam yang dilakukan di rumah ini mengundang ide pemberian suvenir tanaman. Tak heran, di beberapa perhelatan, baik event yang diselenggarakan perusahaan atau sebuah pesta keluarga, memakai tanaman sebagai suvenir. Jenis tanaman yang dibagikan pun sangat beragam, mulai dari tanaman hias, sayur hingga bibit-bibit tanaman buah atau tanaman pelindung.

Minat yang semakin besar untuk memilih tanaman sebagai suvenir, menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Maklum, seiring dengan kondisi perekonomian yang bertumbuh, kian banyak acara yang digelar, baik yang bersifat korporasi atau pun perseorangan.

Tengok saja usaha Fathul Maki, pemilik Istana Alam Dewi Tara di Depok, Jawa Barat. Fathul yang sebelumnya terjun dalam usaha tanaman hias, melihat peluang berbisnis suvenir tanaman setelah mendapat pesanan Adenium berukuran mini dalam jumlah besar dari sebuah perusahaan. “Ternyata, mereka memesan Adenium itu untuk suvenir,” kata dia.

Padahal, pria yang merintis usaha tanaman hias sejak 2010 ini, mengemas Adenium mini ke dalam sebuah wadah mika secara tak sengaja. Lantaran terpuruk akibat harga Adenium dan Anthurium merosot drastis, dia mengemas tanaman itu dalam tabung mika supaya terlihat menarik saat dijual. Ukuran pohon pun dibuat  kecil, hanya setinggi 15 cm.

Order pertama datang dengan jumlah 7.000 tanaman. Dia menjualnya dengan harga Rp 15.000 per pot. Alhasil, dari order itu, Fathul meraup omzet Rp 105 juta. Dia pun mengaku, order itu bisa mendatangkan laba lebih dari 50%, karena kemasan yang dipakai hanya plastik mika dan tali kur sebagai pita.

Tergiur dengan laba yang besar, Fathul pun fokus menggarap bisnis tanaman untuk suvenir. Dia menambahkan sejumlah tanaman lainnya, seperti sansiviera,pucuk merah, dan Melati. Kini, ada 13 jenis tanaman yang bisa menjadi pilihan suvenir. Harganya pun lebih beragam, mulai dari Rp 15.000 hingga Rp 25.000 per pot.

Demikian juga dengan kemasan. Jika dulu, dia hanya membungkus tanaman dengan plastik mika, kini Fathul sampai mengimpor pot keramik dari China sebagai kemasan. Harga yang ditawarkan bervariasi mulai dari Rp 3.000 – Rp 4.000 per pot. “Di sini jarang yang jual dalam jumlah banyak, sementara saya bisa pesan hingga ribuan tiap bulan,” ujar dia.

Source https://peluangusaha.kontan.co.id https://peluangusaha.kontan.co.id/news/membungkus-fulus-dari-suvenir-tanaman
Comments
Loading...