Kerajinan Sulam Ngapak Di Banyumas

0 24

Kerajinan Sulam Ngapak Di Banyumas

Siang itu ibu-ibu PKK di Desa Pejaka, Kecamatan Sokaraja, Banyumas tengah sibuk berlatih membuat sulam ngapak pada sebuah media kerudung. Sulam ngapak merupakan salah satu jenis sulaman yang mengombinasikan 5 sampai 6 jenis sulam menjadi suatu desain tersendiri.

Ide mengombinasikan berbagai jenis sulaman menjadi sulam ngapak muncul dari Cocos Trisada, berawal dari hobi mengisi waktu luang, berbagai kerajinan tangan hasil kreasi menyulam tercipta. Cocos berhasil memadukan berbagai jenis sulaman menjadi satu yakni sulam ngapak yang mempunyai sisi kreativitas tersendiri.

“Sulam ngapak ini merupakan satu-satunya sulam yang ada di Indonesia karena mengombinasikan 5 sampai 6 jenis sulam yang kita kreativitaskan dalam satu jenis sulaman, dimana di situ ada pakem-pakemnya. Jadi diibaratkan desain motif yang ada seperti punya aturan dalam mengerjakannya,” kata Cocos Trisada

Dia menjelaskan biasanya dalam sebuah sulam standarnya hanya mempunyai satu jenis saja, meskipun dikembangkan hanya terbatas pada benangnya saja, Namun Cocos mencoba menyerap semua jenis sulam yang ada di dunia mulai dari sulam benang, sulam payet, sulam pita, sulam perca. Di sisi lain untuk lebih spesifiuknya dirinya menggunakan sulam rafia Jepang.

“Standarnya (dalam menyulam) hanya satu yang ada di dunia, itu biasanya pengembangannya hanya benang ya benang saja, kalau pita ya pita saja. Kalau kita itu menyerap semua jenis sulam, nah dari sisi desain itu ada aturannya dan kita biasa menyebut pakem. Itu yang menjadikan dasar, makanya dalam satu tahun terakhir ini khususnya (Sulam Ngapak) di Banyumas diminati banyak orang,” jelas Cocos.

Dari hasil kreativitas Sulam Ngapak ciptaan Cocos Trisada ini akhirnya dapat aplikasikan ke banyak produk mulai dari produk untuk box tisu, sepatu, tas, jilbab, baju seperti gamis dan baju pengantin serta aksesoris bros. Adapun motif Sulam Ngapak ini diantaranya, motif bunga, binatang, abstrak serta kaligrafi. Motif ini akan terus berkembang dengan menggunakan ide-ide liar yang lebih menarik dan unik. Dalam pengembangan Sulam Ngapak yang mempunyai sisi kreatifitas yang tinggi ini juga menjadi suatu peningatan untuk lebih kreatif dari sisi desain, sehingga mempengaruhi pada nilai jual yang tinggi. Bahkan peminatnya bukan hanya di dalam negeri, tapi sudah merambah hingga keluar negeri.

“Dari sisi produksi yang dihasilkan, untuk pangsa pasarnya secara nasional sangat baik. Kemudian permintaan untuk keluar negeri dalam satu tahun terakhir sudah ada beberapa negara yang meminati produksi ini, seperti Malaysia hasil dari pameran Inacraf 2018 di Jakarta. Lalu turis dari Belgia yag melancong ke Purwokerto mereka membeli kemudian order lagi, meskipun skalanya belum banyak.


Lalu dari pihak luar terutama di embroidery designer yang berda di Eropa timur, Eropa maupun di Kanada itu banyak sekali menanyakan apa si Sulam Ngapak itu, karena mereka baru melihat betuk sulam yang seperti itu dan menurut mereka sangat menarik dan unik,” ucapnya.

Selain itu, lanjut dia Singapura dan India mereka lebih berminat untuk jenis kain polos yang desain dan motifnya semuanya dangan Sulam Ngapak. Namun untuk memenuhi kebutuhan itu sangat membutuhkan tenaga kerja yang sangat banyak dan membutuhkan materi- materi dari Sulam Ngapak yang harus dikuasai oleh setiap pengrajin. Maka dari itu hingga sat ini permintaan tersebut belum dapat terpenuhi.

“Untuk luar negeri Singapura, Malaysia dan Belgia sementara itu. Tapi diharapkan juga produknya ini terus bekembang tidak hanya itu saja, supaya nilai daripada Sulam Ngapak itu tidak berhenti pada di tas dan krudung. Tapi juga kepada banyak jenis fasion ke baju pesta sampai ke baju pengantin dan lain lain,” ujarnya.

Source https://finance.detik.com https://finance.detik.com/solusiukm/d-4314340/produk-sulam-ngapak-banyumas-tembus-malaysia-hingga-eropa
Comments
Loading...