Kerajinan Sumpet Di Khas Di Bangka

0 221

Kerajinan Sumpet Di Khas Di Bangka

Saat liburan akhir pekan di Bangka, sempatkan melihat pembuatan sumpet yang biasanya dibuat oleh Suku Lom di Bangka. Sumpet ini merupakan wadah dari anyaman tumbuhan pucot, yang dipakai untuk menaruh nasi. Beberapa waktu lalu, melihat pembuatan sumpet di Bangka.

Pucot merupakan bahan dasar dalam membuat sumpet. Tumbuhan yang biasa hidup di rawa-rawa ini sekarang sudah mulai sulit ditemukan. Sehingga membuat Le harus meluangkan waktu lebih untuk mencari tumbuhan tersebut.

Sumpet sendiri sejak zaman dahulu hingga sekarang sering digunakan sebagai media untuk menaruh buk atau nasi, ketika pergi ke ladang. Le mengatakan bahwa nasi yang ditaruh dalam sumpet bisa bertahan 24 jam tanpa harus dipanaskan.

Dalam prosesnya, pembuatan sumpet ini cukup rumit dan memakan waktu lama. Untuk menganyam sebuah sumpet membutuhkan waktu kurang lebih dua belas jam. Rasa kantuk pun terkadang muncul saat membuatnya.

Secara singkat, Le menjelaskan proses pembuatan sumpet kepada kami. Mulai dari mencari pucot sebagai bahan dasar pembuatan sumpet. Setelah ditemukan dan dipotong, pucot diluruskan. Kemudian dicelor atau direndam dengan air panas.

Setelah beberapa lama dicelor, pucot digantung agar kering. Kemudian kembali direndam dengan air dingin dan dibiarkan selama kurang lebih 2 hari. Setelah direndam barulah kemudian dijemur saat hari teduh dan angin tidak terlalu kencang.

Selain sumpet, Le juga bisa membuat Kikich dari bahan dasar daun mengkuang. Proses pembuatannya tergolong lebih mudah dibandingkan sumpet.

Source https://travel.detik.com https://travel.detik.com/dtravelers_stories/u-2965807/sumpet-kerajinan-tangan-khas-suku-tertua-di-bangka
Comments
Loading...