Kerajinan Tapis Di Lampung Barat

0 210

Kerajinan Tapis Di Lampung Barat

Ragam budaya tiap daerah di Lampung banyak melahirkan bermacam-macam jenis kerajinan yang merupakan hasil karya cipta dengan mengambil filosofi budaya daerahnya.  Kearifan lokal semacam ini yang melandasi munculnya aneka kerajinan tapis yang bernafaskan budaya lampung (lampung culture).

Salah satunya Tapis tenunan khas daerah Krui Pesisir Barat Lampung atau yang umum masyarakt kenal Tapis Krui. Tapis Krui biasanya dulu dipakai dalam upacara-upacara adat oleh keluarga ningrat dan saat ini bebas digunakan oleh masyarakat.

Kain tapis yang merupakan kerajinan tenun tradisional masyarakat Lampung ini dibuat dari benang katun dan benang emas. Benang katun adalah benang yang berasal dari bahan kapas dan digunakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan kain tapis, sedangkan benang emas dipakai untuk membuat ragam hias pada tapis dengan sistem sulam.

Seiring perkembangan zaman, Kain Tapis Krui banyak juga mengalami perkembangan dan perubahan, baik pada aspek makna simbolis-filosofis yang terkandung dalam kain, maupun pada bentuk fisik dan ragam motifnya. Perubahan makna simbolis-filosofis motif Kain Tapis Krui merupakan perubahan hal yang paling esensial. Jika pada awalnya pembuatan motif disesuaikan dengan keperluan-keperluan adat yang spesifik atau mengungkapkan pesan-pesan tertentu, maka saat ini motif Kain Tapis Krui hanya dilihat dari aspek keindahannya semata.

Menurut Kadis “ saat ini pengrajin Tapis Krui yang berjumlah 47 pengrajin. Mereka tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Pesisir Barat. Untuk jenis motif Tapis Krui saat ini ada masih dapat dijumpai beberapa corak, antara lain yaitu motif Pucuk Rebung, motif ketupat, motif inuh, motif Cucuk Andak” ujarnya.

Untuk diketahui bahwa Tapis Krui yang salahsatunya memiliki corak khusus adalah Tapis Pulau pisang dan yang mulai langka adalah Tapis Inuh.  Seperti disampaikan salah seorang pengrajin Tapis Krui, Tapis Inuh biasanya hanya dimiliki oleh beberapa orang kerabat Saibatin (sebutan raja bagi masyarakat pesisir) dan saat ini sudah sangat langka dan hanya tersisa beberapa saja.

Source http://www.saibumi.com http://www.saibumi.com/artikel-58418-mengenal-kerajinan-tapis-khas-daerah-krui-pesisir-barat-lampung.html
Comments
Loading...