Kerajinan Tas Cantik Dari Kain Bekas Di Palembang

0 228

Kerajinan Tas Cantik Dari Kain Bekas Di Palembang

Sisa-sisa kain bekas biasanya menjadi limbah dan dibuang begitu saja. Namun, di tangan seorang sarjana komputer, Devi Tamarini warga Palembang, kain bekas tersebut disulap menjadi tas yang cantik dan bernilai ekonomis.

Devi Tamarini kini sukses sebagai jutawan perajin tas etnik yang saat ini digandrungi remaja putri hingga ibu-ibu. Devi pun rela melepas pekerjaannya sebagai seorang desain grafis di sebuah perusahaan di Palembang, demi merintis jalan menjadi wirausahawan yang sukses.

Tas hasil rancangannya ini memanfaatkan sisa-sisa kain bekas dari para penenun, seperti kain jumputan, tajung dan songket serta kain brokat. Kain-kain bekas ini didapatkannya secara gratis dari para penenun yang menganggapnya sebagai limbah.

Berbekal ilmu desain grafis yang didapatnya di bangku kuliah, Devi mengaplikasinya ke dalam pola-pola dan penempatan komposisi sebuah tas wanita. Proses pembuatannya terdiri dari membentuk pola-pola seperti kembang dan kemudian digunting.

Selanjutnya pembentukan bunga dan pemasangan manik-manik. Untuk membuat sebuah tas membutuhkan waktu selama dua jam, sehingga diperlukan kesabaran dan ketelitian agar hasilnya sempurna.

“Untuk harga tasnya dibanderol mulai Rp100 ribu hingga Rp200 ribu. Selain Palembang, kota seperti Jakarta, Lampung dan Makassar sudah memiliki pelanggan tetap,” ungkap Devi.

Bahkan, Devi mengaku produknya juga mulai go internasional seperti Singapura dan Malaysia. Sehingga tak heran omzetnya minimal Rp10 juta per bulan. Seorang pelanggan, Megawati mengatakan, tas kreasi dari kain bekas ini begitu unik karena mengandalkan tema kain tradisional Palembang. Meski bahannya dari kain sisa, setiap tas yang diciptakannya berbeda sehingga kesan elegannya terasa.

Source https://economy.okezone.com https://economy.okezone.com/read/2016/05/16/320/1389217/inspirasi-bisnis-tas-cantik-dari-kain-bekas-beromzet-rp10-juta
Comments
Loading...