Kerajinan Tas Dari Plastik Di Tegal

0 244

Kerajinan Tas Dari Plastik Di Tegal

Aksi Nur Laelatul Aqifah, warga Jalan Nanas Gang 23 Nomor 12 RT 3 RW 7 Kelurahan Kraton Kecamatan Tegal Timur ini patut diapresiasi. Di tangannya, aneka limbah plastik dan sampah bisa diolah menjadi aneka kerajinan yang bernilai.

Ide mendaur ulang sampah kantong plastik menjadi kerajinan tas, baru muncul pertengahan Februari lalu. Saya coba mulai membuat aneka tas secara otodidak, jelasnya.

Nur (begitu dia disapa) saat ini mengelola Kelompok Usaha Bersama (Kube) Nur Fashion & Art. Ia yang juga menjabat ketua kube mengakui, penanganan sampah menjadi permasalahan pelik bagi Pemkot Tegal.

Sehingga, menurutnya, masyarakat perlu ikut serta melakukan upaya meminimalisasi volume sampah. Apalagi, rata-rata kantong plastik digunakan hanya 25 menit. Tetapi untuk hancur dan terurai dalam tanah membutuhkan waktu hingga 500 tahun.

Untuk membuat kerajinan tas dari kantong plastik, biasanya bahan dasar disortir terlebih dulu. Kemudian dicuci supaya bersih dan aman digunakan. Agar plastik mudah diatur dan lebih keras, maka harus disetrika secara bertumpuk dan dilapisi kain.

Limbah plastik lainnya seperti gelas plastik, plastik minyak sayur, dan pelepah pisang juga diolah menjadi aneka kerajinan. Di antaranya topi, tempat tisu, celengan, rak buku, dan sebagainya.

Pelepah pisang juga digunakan untuk bahan dasar pembuatan kerajinan tas. Namun, daur ulang pelepah pisang membutuhkan waktu yang cukup lama. Untuk membuat satu tas dari pelepah pisah waktunya hamper dua minggu, tutur Nur. Biasanya, pewarnaan pelepah pisang membutuhkan waktu hingga satu minggu sampai proses pengeringan.

Disamping itu, risiko kegagalan pewarnaan juga tinggi, kalau kurang hati-hati maka pelepah bisa rusak atau sobek. Sehingga lamanya waktu produksi juga mempengaruhi harga pasaran kerajinan tersebut.

Nur menyebut, Kube “Nur Fashion & Art” dibentuk tanggal 8 Desember 2012 dan mulai berproduksi April 2013. Kelompok ini mendapat bantuan peralatan dari Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Tegal berupa mesin jahit, mesin obras, meja potong, sepatu lubang kancing, etalase, gantungan stainless, lubang kertas, dan gantungan bros.

 

Source https://radartegal.com https://radartegal.com/berita-lokal/di-tangan-wanita-ini-plastik-kresek-dan-pelepah.3619.html
Comments
Loading...