Kerajinan Tas Di Yogyakarta

0 128

Kerajinan Tas Di Yogyakarta

Seringkali kerja ditolak rupanya gagal membuat Ria (27) dikalahkan. Keruntuhan karirnya di sebuah institusi membuatnya berkembang seorang pengusaha tas sukses Menjadi seorang pengusaha bukanlah tujuannya. Tapi siapa sangka Ria bisa mengambil omset hingga Rp 50 juta saja. Ternyata tidak mudah menemukan pengrajin yang akan mewujudkan keinginan Ria. Mulai dari model dan bentuk tas ini, biaya, dan kualitas pengerjaannya. Ia sudah siap melakukan penelitian sampai pinggiran Jogja mencari pengrajin buatan tangan.

“Pergilah berkeliling Jogja mencari pengrajin, tapi ya tidak bisa langsung mencocokkan. Ada kualitas dan garansi yang bagus,” jelasnya. “Target ke depan ingin lebih meningkatkan produksi dan kualitas, dan memperbanyak modelnya,” jelasnya. Di bawahnya showroom akhirnya Ria memiliki banyak tas yang merambat di sekitar Jogja. Jenis bahan dan tidak mengejutkan, karena bawaannya Produk yang bervariasi membuatnya menggunakan pengrajin ahli di wilayahnya. Didirikan di Chemical Engineering 2012,” paling banyak sekolah terkemuka di Yogyakarta, mengaku bingung menerima pekerjaan setelah lulus.

Mengikuti satu tahun tak satu pun dari nya Perangkat lunak pendudukan lolos, Ria dijadikan keputusan untuk membantu sang ibu. Dulu hanya tas pandan dan hanya butuh keuntungan Rp 5 ribu – Rp 10 ribu per picisnya untuk dijual lagi di Alun-alun Utara, “katanya. Dari situlah mulai semakin banyak pembeli dan kami mulai menambahkan jenis dan model tas lainnya. Ya tidak hanya dari pandan, tapi ada yang rajutan, batik, mendong, enceng, tempurung kelapa, dan rotan, “kata Ria. Showroom anyaman tas Jogja Tahun tahun ini perusahaan tas anyaman dioperasikan oleh Ria sendiri. tunjukkan kemajuan Hal itu terbukti dari semakin banyaknya stok tas yang ada di rumahnya yang sekaligus ia meninggalkan showroom perusahaannya

Terletak di Gang Pancasila, Prawirodirjan, Yogyakarta. Hampir ruangan penuh dengan barang bawaan. Dan tentu saja di setiap bilik kamar ke ruang tamu yang juga dikemas dengan tas agar dipecat agar dikirim dari kota yang dipersiapkan. “Alhamdulillah sungguh, tidak pernah Pikiran akan menjadi besar seperti ini. Tapi ini masih banyak yang perlu diatasi karena saya melakukannya sendiri. Ke depan aku mau memperbaiki sistem manajemen, dan semoga segera memiliki showroom dengan lokasi yang strategis untuk memudahkan para pembeli, “katanya diklarifikasi “Sudah menyewa tempat kecil di North Square tapi kurang laku. Pikirkanlah, jadi tutup saja dan fokus pada penjualan online dengan menambahkan media Facebook dan Instagram yang kemudian saya tuju ke Whatsapp dan BBM, “jelasnya. Meski berada di jalan sempit, namun tidak mempermalukan niat para pencari anyaman milik Ria. Justru itu menjadi daya tarik bagi pelancong atau
turis.

Source https://sabedoriaspornopopulares.wordpress.com https://sabedoriaspornopopulares.wordpress.com/2017/10/17/sering-ditolak-bekerja-kini-ria-sukses-bisnis-kerajinan-jogja/
Comments
Loading...