Kerajinan Tas Kain Perca Di Bantul

0 387

Kerajinan Tas Kain Perca Di Bantul

Kain perca batik yang untuk beberapa besar orang yang dikira untuk suatu limbah, nyatanya menaruh potensi untuk di kembangkan jadi product yang bernilai jual tinggi. Untuk orang pemula barangkali itu tidak mungkin, tetapi di tangan Sri Susanti, warga Bantul, Yogyakarta perca batik nyatanya dapat disulap jadi kreasi product unik serta mempunyai nilai jual di market. Melimpahnya limbah perca batik di seputar area tinggalnya mengilhami warga Pleret Bantul itu untuk memakainya jadi bermacam tipe tas bermacam wujud.

“Saya terasa kok sayang bila bahan baku (perca batik) cuma dibuang demikian saja, walau sebenarnya bila digunakan dengan benar juga bakal membuahkan suatu product yang menarik,” katanya. Dari awalnya coba-coba, kini ia memulai usahanya dengan memercayakan keterampilan menjahit yang dipunyainya dari kecil. Keadaan itu diakui Ibu Sri cukup menolong merealisasikan ide-idenya mengkreasi beragam jenis tipe product, seperti tas belanja, travel bag, tas sekolah, dan lain-lain.

Nyaris semua kreasi Ibu Sri yang mengusung 2R Batik Craft untuk nama usahanya di ambil oleh pelanggan-pelanggan dari lokasi Yogyakarta serta Jawa Tengah. “Sebagian besar mereka yaitu beberapa pedagang yang ngetem di lokasi-lokasi wisata seputaran Jogja serta Jateng, seperti Malioboro, Beringharjo, Prambanan, Borobudur, dan lain-lain,” jelasnya. Hingga kadang-kadang saat musim berlibur tiba, Ibu Sri mengakui kemampuan produksinya dapat melonjak kian lebih 100%.

Dibantu 40 orang tenaga produksinya, Ibu Sri dalam satu hari dapat menghasilkan 100-200 pcs tas bermacam tipe. Beberapa produk itu 95% di ambil oleh beberapa pelanggannya. Hingga, kebiasaan yang ditempuh ibu dua orang putra itu waktu ini semakin banyak penuhi pesanan beberapa pelanggannya yang dapat meraih 3. 000 pcs/minggunya. Lantaran nyaris semuanya di ambil oleh pelanggan, Ibu Sri selama ini belum mempunyai workshop spesial untuk pasarkan produk-produknya. Seluruhnya sistem produksi serta pemasaran dikerjakannya di tempat tinggalnya.

“Bisa disebutkan cukup kualahan juga, terlebih makin kesini bahan baku (perca batik) makin sulit serta langka di pasaran, hingga mesti pandai-pandai dalam mengatur produksinya,” jelas Ibu Sri. Untuk mengantisipasi ada kelangkaan bahan baku itu, pihaknya lakukan stock product, yakni lakukan produksi dengan cara besar-besaran saat bahan baku gampang diperoleh. Kiat stock product dipercaya Ibu Sri waktu ini paling efisien, terlebih semakin hari banyak pihak-pihak yang mengajukan diri jadi pemasar/reseller product kreasi Ibu Sri.

Harga product 2R Batik Craft di jual dengan harga yang beragam, bergantung tipe tasnya. Tas umum (seperti tas sekolah, tas belanja, serta sejenisnya) di pasarkan dengan harga Rp. 15. 000, 00 s. d. Rp. 20. 000, 00/pcs. Sesaat untuk tas jenis travel bag di pasarkan dengan harga Rp. 35. 000, 00/pcs. Dengan kisaran harga seperti itu, Ibu Sri mengakui dalam satu minggu dapat mengantongi omzet rata-rata 6-8 juta Rupiah.

Source https://umkmjogja.com https://umkmjogja.com/produksi-kerajinan-tas-kain-perca-batik-bantul-yogyakarta.html
Comments
Loading...