Kerajinan Tas Limbah Jeans Di Manyar

0 149

Kerajinan Tas Limbah Jeans Di Manyar

Ide kreatif bisa datang dari mana saja termasuk dari barang bekas yang tidak terpakai oleh kita, di Gresik, seorang pemuda kebajiran order membuat jasa pembuatan tas dari bahan celana Jeans. Uniknya, bahan celana jeans tersebut harus merupakan celana bekas milik dari si pemesan sendiri.

Abdul Qodir (32), pemuda kreatif asal Desa Peganden RT-14, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, inilah yang memiliki ide pertama kali menyulap celana jeans bekas menjadi tas bernilai seni tinggi. Karyawan yang bekerja disebuah industri tas ini mempunyai ide pembuatan tas dari bahan baku celana jeans itu berawal dari banyaknya celana bekas yang hanya dibuang lalu di bakar.

“Karena dulu kerja di Tempat Pembuangan Sampah (TPA) banyak sampah celana jeans yang dibuang oleh pemiliknya. Dari itu saya mencoba berinovasi,” kata Abdul Qodir.

Pemanfaatan celana jeans menjadi tas terlihat jelas pada setiap detailnya seperti pada kantung tas yang ternyata berasal dari kantung celana belakang. Selain itu juga, bagian resleting, kancing, label, dan pernak pernik celana jeans dimanfaatkan habis habisan untuk mempercantik tas dari celana jeans bekas ini.

Qodir mengaku, untuk bisa menyelesaikan satu tas, hanya membutuhkan waktu satu jam. Berbagai macam tas dihasilkan, mulai dari tas selempangan, ransel atau tas punggung hingga tas wanita.

“yang pasti modelnya berbeda beda tiap pesanan alias limited edition lantaran tiap celana yang dibawa pemesan pasti tidak sama merk dan bentuknya, selain itu pemesan juga bisa request bentuk, ukuran, maupun variasi dari tas bikinan saya” ujarnya.

Qodir mengatakan bahwa dalam memproduksi tas inovasinya ini terkendala dalam jumlah pemesanan alias tidak bisa menerima pesanan banyak karena terkendala waktu dan juga hanya dirinya saja yang mengerjakan.

Source https://komsos.memontum.com https://komsos.memontum.com/6888-sulap-celana-jeans-jadi-tas-arek-manyar-kebanjiran-order
Comments
Loading...