Kerajinan Tas Rotan Di Malinau

0 408

Kerajinan Tas Rotan Di Malinau

Kerajinan tas anyaman rotan, tidak hanya didominasi oleh perajin Cirebon. Di daerah Kalimantan Utara tepatnya Kabupaten Malinau, terdapat hasil kerajinan Tas Rotan Malinau yang berbahan alam, halus, buatan tangan langsung, dan memakan waktu pengerjaan berhari-hari. Salah seorang pengrajin anyaman tas rotan adalah Dewi.

Tas anyaman rotan ini berasal dari Desa Long Sule, Kecamatan Kayan Hilir, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara. Dengan ukirannya yang khas Dayak serta memiliki nilai estetika dan seni anyaman yang tinggi. Menyesuaikan perkembangan kreasi seni yang maju pesat, perajin tas anyaman rotan ini mulai mengembangkan berbagai kreatifitas untuk menambah nilai. Diantaranya dengan mengombinasikan motif, menambah nama pemesan dan menerima penyesuaian dari kostumer.

Proses pembuatan tas anyaman rotan ini melalui perjalanan yang panjang. Perajin harus mengambil rotan ke dalam hutan dengan menggunakan ketinting (perahu mesin kecil) dan menyusuri sungai jeram. Kemudian sebelum pengambilan rotan, dilakukan pemilihan rotan agar nantinya bisa dianyam. Setelah itu rotan dijemur selama dua hari.

Untuk proses pewarnaan, para perajin menggunakan bahan-bahan pewarna alami yang diambil dari hutan. Berupa daun kalen dan tigang ngaet. Selanjutnya daun tersebut dicampur dengan tanah pilihan, setelah dicampur baru kemudian direbus bersama rotan yang diraut selama dua hari dengan apa yang terus menyala.

Motif dari tas rotan malinau ini bisa bermacam-macam, dan sangat bergantung pada kreatifitas perajin yang membuatnya. Namun motif peninggalan dari nenek moyang mereka masih lebih banyak mendominasi hasil kerajinan anyaman rotan Malinau saat ini.

Karena tingkat kerumitannya, untuk pengerjaan untuk satu tas anyaman kecil bisa membutuhkan waktu hingga 5 hari dan untuk ukuran besar bisa mencapai dua minggu atau bahkan satu bulan.

Source http://www.kerajinan.id http://www.kerajinan.id/2829/tas-anyaman-rotan.html
Comments
Loading...