Kerajinan Tas Rotan Sintetis Di Sukabumi

0 316

Kerajinan Tas Rotan Sintetis Di Sukabumi

Sudah jamak terjadi, orang bisa sukses menggeluti bisnis yang berawal dari hobi, seperti Yuliana Lim. Penggemar tas anyaman rotan ini akhirnya terjun menjadi perajin tas dan menjadi pionir produsen tas dari rotan sintesis.

Padahal, datangnya ide untuk membuat tas anyaman ini sangat sederhana. Sebagai penyuka tas rotan, ia kerap mendapati batang-batang rotan yang patah dan melukai kulitnya. Dari kejadian itu, sang suami, Lim Marsulin, mendapat ide untuk membuat tas dari rotan sintesis. “Suami yang menantang saya untuk mencoba bikin tas dari rotan sintetis, karena kebetulan dia adalah pebisnis furnitur dari bahan tersebut,” jelas Yuliana.

Tanpa banyak pertimbangan, Yuliana yang waktu itu baru saja keluar bekerja dari sebuah perusahaan garmen segera memulai langkahnya. Soalnya, menurut dia, rotan sintetis yang awet itu mudah dirawat dan corak cukup beragam cocok untuk bahan tas. Dari bahan bakunya, rotan sintetis juga tidak mempunyai efek samping terhadap kesehatan.


Dimulai pada 2008, dengan modal hasil angpau pernikahannya, perempuan asal Sukabumi ini berburu perajin tas anyaman di Yogyakarta. Ia ingin memesan tas ke perajin itu dengan membawa bahan-bahan sesuai keinginannya.  “Saat merintis usaha ini, saya mondar-mandir, antara Jakarta–Yogya, karena memang banyak perajin tas anyaman yang andal di sana,” ujar dia.

Sayang, dari banyak perajin tas itu, Yuliana tak mendapatkan hasil anyaman dengan kualitas sesuai keinginannya. Dari pengalaman ke banyak perajin, dia menemukan satu kendala, yakni pada bahan yang disodorkan. Berbeda dengan bahan rotan yang lebih kesat, rotan sintesis yang terbuat dari sejenis plastik licin. “Jadi, susah menganyamnya. Sudah begitu, bahan ini juga keras hingga sulit dijahit,” seru ibu dua putri ini.

Waktu setahun pun terbuang percuma. Tak hanya itu, berbagai uji coba dengan perajin juga mengikis modalnya. “Modal yang mengalir hampir mencapai seratusan juta, saya juga menjual mobil untuk menambal modal lagi,” kata Yuliana.

Kendati gagal menemukan  perajin tas anyaman untuk rotan sintesis, tekad Yuliana untuk merintis bisnis tas tidak goyah. Lantas, dia mengubah strategi, tak lagi memesan tas pada perajin, tapi merekrut pekerja untuk dilatih menganyam rotan sintesis dan membuat tas dari bahan tersebut.

Source peluangusaha.kontan.co.id http://peluangusaha.kontan.co.id/news/yuliana-meraup-untung-dari-tas-rotan-sintetis
Comments
Loading...