Kerajinan Tempat Buah Dari Kerang Di Denpasar Selatan

0 177

Kerajinan Tempat Buah Dari Kerang Di Denpasar Selatan

Kreativitas memang tak mengenal batas. Sesuatu yang semula tak ternilai kadang menjadi barang berharga ketika diolah menjadi sumber kreativitas.

Seperti kerajinan tempat untuk buah dari bahan kerang sudah sejak tahun 2007 ditekuni oleh Muhammad Syafi’i Udin. Pria asal ke Pulauan Ra’as, Desa Brakas, Madura Sumenep, Jawa Timur, ini mengatakan, kerajinan dari kerang dibuat beraneka ragam mulai tempat buah, tempat saos dan tempat talam.

“Untuk jenis kerajinannya beraneka ragam. Kalau untuk bahannya mulai dari kerang Kapes, kerang Hijau dan Gewang. Ada juga yang dihiasi batok kelapa, kayu manis dan kayu jati,” kata Udin, saat ditemui di rumah produksinya, Jalan Wijaya Tiga, Suwung Kauh, Denpasar Selatan.

Udin menjelaskan, untuk membuat kerajinan tempat buah dari kerang tersebut bahan dasarnya memakai resin untuk membentuk model tempatnya. Kemudian, dihiasi dengan aneka kerang yang sudah dibentuk di gudang dengan menggunakan mesin dinamo, bentuknya mulai dari segi empat memanjang, bulat dan segi tiga.

Setelah kerang selesai dibentuk kemudian kerang-kerang tersebut ditempel dengan rapi menggunakan lem merk Fox. Saat, tempelan kering, agar lebih kuat diberi resin cair kembali dan dijemur sampai kering. Selanjutnya di ampelas hingga mengkilat.

“Kalau bentuk dasarnya dibuat dari bahan resin dulu. Kalau tempat buah bentuknya mirip perahu, kalau untuk talam ada yang kotak, ada juga yang berbentuk love. Iya tergantung pesanan saja,” imbuh udin.

Selain dihiasi dari kerang, ada juga yang dihiasi dari batok kelapa dan kayu hingga tempat buah dan talam tersebut terlihat menarik. Udin juga mengungkapkan, bahwa untuk kerajinan yang ia buat dalam waktu sebulan bisa menyelesaikan 100 pcs kerajinanya.

Sementara untuk ukurannya, untuk yang paling besar sekitar 40 centi meter dan paling kecil 10 centi meter. “Kalau yang besar itu biasanya dibuat tempat buah atau talam. Tapi kalau yang kecil itu buat tempat saos,” jelas Udin.

Untuk kisaran harga, Udin menjual untuk kerajinan kerangnya seperti tempat buah per bijinya harga Rp 45 ribu dan kalau untuk tempat saos seharga Rp 8 ribu.

Untuk penjualannya, menurut Udin dijajakan di pasar seni seperti di Ubud Gianyar Bali, dan pasar seni di Denpasar. Namun ada juga Art Shop-Art Shop yang langsung memesan kerajinan kerangnya.

“Kalau yang order, biasanya itu untuk di ekspor ke luar negeri. Setau saya biasaya dikirim ke Amerika Latin atau Spayol. Biasanya begitu, kalau saya disini hanya buat saja,” ucapnya.

Udin juga mengungkapkan terkait omzet kerajinannya tidak menentu tergatung pesanan. Selain itu, dirinya hanya bekerja dengan istrinya saja. Tetapi jika pesanan banyak Udin menyewa tenaga bantuan yang di bayar per hari.

“Kalau omzet dalam sebulan tergantung orderan. Kalau ramai sampai Rp 25 juta. Kalau sepi kadang sampai Rp 15 juta. Iya alhamdulillah cukup, bisa menyambung hidup untuk sekedar makan anak istri. Karena keuntungan tipis, mana buat bayar kontrakan, mana buat modal lagi untuk buat tempat kerang ini,” tutupnya.

Source https://www.merdeka.com https://www.merdeka.com/peristiwa/menengok-kerajinan-tempat-buah-dari-kerang-di-denpasar-selatan.html
Comments
Loading...