Kerajinan Tempurung Kelapa Di Tanjab Timur

0 194

Kerajinan Tempurung Kelapa Di Tanjab Timur

Sadu merupakan salah satu kecamatan yang berada di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Propinsi Jambi. Penghidupan masyarakatnya sebagian besar dari nelayan, pertanian, perkebunan kelapa dan pinang serta peternakan.  Dalam pengelolaan kebun kelapanya, kerjasama antara kaum bapak dan ibu sangat terlihat.  Kaum bapak biasanya mendapat tugas untuk menurunkan kelapa dari batangnya hingga membelah kelapa yang siap untuk dijemur.  Kaum ibu mendapat tugas menjemur, kemudian mencongkel kelapa yang sudah kering untuk dijadikan kopra.  Kegiatan ini dilakukan secara rutin oleh mereka baik yang mempunyai lahan sendiri ataupun hanya menjadi buruh di kebun kelapa milik orang. Rata-rata dalam sehari, mereka menghabiskan waktu jam kerja setengah hari saja.

Supri mengatakan bahwa yang menarik dari usaha perkebunan kelapa ini adalah masih kurangnya minat masyarakat untuk mengolah limbah tempurung kelapa untuk diolah menjadi kerajinan tangan yang mempunyai nilai ekonomi yang lebih tinggi. Selama ini tempurung kelapa hanya dimanfaatkan sebagai arang untuk kebutuhan sendiri ataupun untuk dijual. Harga arang kelapa perkilogramnya hanya dihargai Rp.900,00. Satu kilo arang, memerlukan sekitar 10 – 13 buah batok kelapa. Sedangkan untuk membuat kerajinan tangan, sebut saja kotak tissu, hanya memerlukan 5 buah batok dan dihargai Rp.50.000,00 – Rp.75.000,00 persatuannya.

Kurangnya minat masyarakat untuk menekuni usaha pengolahan limbah tempurung karena untuk membuat kerajinan tangan, akan memakan waktu yang lama untuk menghasilkan uang. Sedangkan kalau dijadikan arang tempurung, tidak memerlukan proses yang rumit dan perputaran uang yang didapat juga cepat.

Source http://ecosystemallianceindonesia.blogspot.com http://ecosystemallianceindonesia.blogspot.com/2013/12/menambang-emas-dari-tempurung-kelapa_8161.html
Comments
Loading...