Kerajinan Tengkorak Hewan Di Badung

0 368

Kerajinan Tengkorak Hewan Di Badung

Kerajinan tengkorak hewan asli diminati hingga mancanegara, seperti Australia, Amerika, dan Eropa. Kebanyakan mereka beli untuk hiasan, maupun dekorasi ruang tamu serta kamar. Toko Sinar Purnama, di Jalan Patih Jelantik No 100 x, Kuta, Badung, memang menjual aksesori dan hiasan, termasuk hiasan tengkorak hewan asli.

Pengrajin, Usep Supriata menjelaskan, kerajinan ukir tengkorak tersebut dari hewan domba, sapi, dan kerbau. Mulai kerajinan tengkorak ukuran kecil, sedang, dan besar harganya bervariasi dari Rp 1 Juta sampai Rp 3 Juta.

“Yang paling mahal itu tengkorak kerbau, karena besar dan tanduknya juga panjang,” jelasnya. Bahan baku tengkorak hewan tersebut diambil dari Jawa, Bandung, dan Sumba. Proses pemilihan pun harus berkualitas, tidak sembarang pilih.

Tengkorak harus dalam kondisi utuh dan tanduk besar, tujuannya agar dalam proses pengukiran lancar dan bagus. “Kalo gak utuh atau pecah-pecah, nanti susah ngukirnya, jelek,” ujarnya.

Saat pembersihan, tengkorak tersebut direbus selama dua jam menggunakan cairan air keras, karena di dalam tengkorak masih terdapat lapisan daging.

Kemudian lanjut penjemuran selama enam jam. “Proses pembuatan satu tengkorak mulai dari pengambilan, sampai jadi pajangan yang indah, membutuhkan waktu satu minggu,” jelasnya.

Setelah itu, tengkorak tersebut dibersihkan dengan berbagai warna, sesuai permintaan konsumen. “Kami nuruti permintaan sih, banyak yang natural dan warna antik gitu,” katanya.

Untuk perawatannya, Usep mengatakan, harus rajin dibersihkan dan disemprot dengan baygon, agar isi tulang tidak termakan rayap. “Ya awet, bisa di atas 5 tahunan,” tambahnya.

Menjelang Hari Raya Idul Adha, Usep mengaku harga tengkorak masih standar, tidak mengalami kenaikan. “Bergantung kecil besar kepala, serta tanduknya,” ungkapnya.

Source http://bali.tribunnews.com http://bali.tribunnews.com/2018/08/17/kerajinan-tengkorak-hewan-laris-hingga-mancanegara-sebulan-bisa-ekspor-sampai-200-buah?page=all
Comments
Loading...