Kerajinan “Tenun Lidi” Ciamis

0 456

Kerajinan Tenun Lidi di wilayah Tatar Galuh Ciamis mulai menggeliat, setelah beberapa waktu lalu sempat menurun akibat krisis ekonomi. Bisnis tenun lidi pohon kelapa mulai cerah, setidaknya seiring dengan semakin lebarnya keran ekspor hasil kerajinan tangan tersebut.

Pemilik UKM Laksana Tri Karya, Asep Nurulhuda, keseriusannya menekuni tenun lidi bermula pada tahun 1992. Inspirasi itu diperoleh ketika tengah melakukan pendakian ke Gunung Sawal Ciamis. Dalam perjalanan, sempat melihat beberapa warga yang membuat kerajinan tangan dari mendong, sedangkan di sekitarnya banyak lidi yang tidak dimanfaatkan.

Berbekal pengetahun berikut modal yang sangat terbatas, hanya Rp 300.000, usaha tenun lidi semakin berkembang. Berbagai inovasi membuat aneka kerajinan tangan dari tenun lidi terus dikembangkan. Hingga akhirnya produk usahanya tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, akan tetapi akhirnya menembus beberapa kota besar di Indonesia bahkan hingga luar negri.

Berdasar pengalaman, beberapa barang yang sangat dimintai untuk pasar ekspor, berupa box atau kotak berukuran besar dan kecil, kotak keping cakram, kotak menyimpan file, taplak meja kecil dan lainnya. Berkenaan dengan bahan baku lidi, dia mengatakan didatangkan dari wilayah Tatar Galuh Ciamis sendiri. Di antaranya dari kecamatan Banjarsari, Cidolog, Rajadesa, Pamarican, Ciamis. Selain itu juga dari wilayah Pangandaran.

Lokasi Sentra Kerajinan Tenun Lidi

Salah satu dari beberapa perajin yang membuat aneka kerajinan dari tenun lidi adalah Usaha Kecil Menengah Laksana Tri Karya, di Dusun/Desa Panyingkiran, Kecamatan/Kabuaten Ciamis. Hasil kerajinan tangan terampil, tenun lidi dapat dibuat berbagai aneka barang. Di antaranya taplak meja, kotak besar untuk tempat menyimpan baju, kotak penyimpan file dan keping cakram atau CD, kota tisu dan lainnya.

Cara Pembuatan Kerajinan Tenun Lidi

Gambar terkait
salah satu kerajinan lidi

Di dalam ruang produksi, tampak berjajar beberapa Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM), mesin jahit, beberapa tumpuk karton. Selain itu tidak terhitung ikatan lidi yang sudah dipotong sesuai kebutuhan, serta sapu lidi.

Dua orang karyawan tampak terampil mengoperasikan ATBM. Satu persatu batang lidi dimasukkan di sela-sela benang yang sudah diatur sedemikian rupa, sehingga saat bilah mesin ATBM digerakan, lidi sudah berada di antara benang. Hal itu terus dilakukan hingga dua gulungan lidi habis.

Source Sentra Kerajinan Tenun Lidi Ciamis
Comments
Loading...