Kerajinan “Tikar Mendong” Tasikmalaya

0 511

Mendong adalah salah satu tumbuhan yang hidup di rawa, tanaman ini tumbuh di daerah yang berlumpur dan memiliki air yang cukup. Di daerah Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, mendong biasanya dijadikan bahan dasar untuk pembuatan Tikar dan sebelum dipergunakan, tanaman ini dijemur terlebih dahulu hingga kering.

Beruntung, Mendong berada ditangan orang yang tepat yaitu seorang ahli tenun, oleh H. Aripin mendong kemudian dirancang dan diciptakan menjadi anyaman tikar / alas duduk hingga ciptaannya tersebut bertahan sampai sekarang.

Seiring dengan perkembangan waktu, tikar mendong pun mengalami beberapa kali perubahan baik bentuk maupun coraknya. Semula tikar mendong buatan H. Aripin diciptakan hanya pada fungsinya sebagai alas duduk tanpa corak atau polos, kemudian dimodifikasi dengan teknik pencelupan warna sehingga terciptalah tikar mendong yang lebih indah dan artistik. Tikar mendong bercorak tersebut dikenal dengan tikar Mendong Poleng Damirin.

Cara Membuat Kerajinan Dari Mendong

Langkah pertama adalah membuat pola pada kertas karton berukuran tebal. Setelah pola terbentuk, kemudian kertas karton dipotong dengan gunting atau pisau cutter. Pola-pola karton yang sudah dipotong kemudian dilapisi dengan anyaman mendong yang direkatkan dengan lem.

Setelah anyaman mendong melekat pada karton secara keseluruhan, kemudian baru dikreasikan menjadi barang yang diinginkan. Agar bekas potongan anyaman mendong pada bagian tepi kerajinan tidak terlihat, maka dapat dilakukan dengan cara melipat bagian tepi mendong atau dengan cara dikelim dengan kain atau bisban lalu dijahit. Untuk mempercantik kerajinan yang dihasilkan bisa ditambahkan manik-manik maupun ornamen bunga dengan teknik sulam pita ataupun sulam benang.

Source Kerajinan "Tikar Mendong" Tasikmalaya Kerajinan Mendong dan Pandan
Comments
Loading...