Kerajinan Topeng Barong Dari Kardus Bekas Di Bali

0 684

Kerajinan Topeng Barong Dari Kardus Bekas Di Bali

Seniman Bali memang tidak pernah lelah berkreativitas. Selalu saja ada inspirasi dan inovasi baru untuk melahirkan karya-karya seni berkualitas. Lewat sentuhan tangan-tangan kreatif seniman Bali, tumpukan kardus dan koran bekas yang biasanya hanya jadi penghuni tong sampah pun bisa bertransformasi menjadi karya-karya estetis penuh pukau.

Beragam topeng barong karya I Komang Gede Marjana warga Denpasar, Bali menjadi salah satu contohnya. Tampilan tidak kalah eksotis dengan topeng-topeng sejenis berbahan baku kayu. “Saya pertama kali terinsiprasi untuk membuat topeng-topeng barong ini begitu melihat tumpukan kardus bekas pembungkus barang dan koran bekas yang dibuang begitu saja di bengkel pengecatan mobil tempat saya bekerja. Sayang, jika tidak dimanfaatkan,” kata alumni SMK PGRI 1 Denpasar ini menuturkan proses kreatifnya.

Sosok barong yang dinilainya sebagai sumber kekuatan dan menyimpan beragam unsur kebaikan itu senantiasa menggerakkan semangatnya dalam berkreativitas. ”Ketika SD, saya sangat suka menggambar barong dan mengamati ornamen-ornamen hias yang ada pada sosok barong tersebut. Kesukaan itu berlanjut hingga saya remaja dan saya termotivasi untuk mengabadikan sosok barong itu ke dalam karya tiga dimensi atau tidak lagi sebatas dalam bentuk lukisan,” ujar Marjana.

Menurut Marjana, bukan perkara mudah membentuk kardus dan koran bekas itu menjadi topeng barong yang artistik. Setelah melewati serangkaian trial and error, ia baru menemukan teknik yang pas untuk “menaklukkan” karakter dua barang bekas yang jadi material utama pembuatan barong tersebut.

 ”Saya baru berhasil mewujudkan topeng-topeng dari kardus dan koran bekas yang penampilannya seperti saat ini setelah mengalami beberapa kali kegagalan. Setelah hasil karya itu jadi, iseng-iseng saya upload di facebook, ternyata banyak yang memberikan apresiasi positif,” kata remaja yang sudah berstatus yatim piatu sejak usia lima tahun ini.

Remaja yang juga merupakan salah satu anggota tim kreatif di Rumah Budaya Penggak Men Mersi, Kesiman ini makin percaya diri untuk mengibarkan ”bendera” Kubu Kreatif Komang Marjana yang dirintisnya. Ia juga menerima sejumlah pesanan topeng naga yang akan dipasang di kepala layangan tradisional janggan. ”Karena baru tahap awal, saya tidak mematok harga tinggi.

Minimal, saya sudah bisa berbuat nyata untuk mengurangi volume sampah yang kini manjadi salah saru permasalahan serius di Bali,” tegas Marjana yang sebelumnya sempat membuat barong berbahan baku keraras (daun pisang kering) dan kain endek.

Source http://bali-travelnews.com http://bali-travelnews.com/2017/06/24/dunia-kreatif-topeng-barong-dari-kardus-dan-koran-bekas/
Comments
Loading...