Kerajinan “Topeng Kayu” Bantul

0 523
Kerajinan Topeng mulai merebak pada 1970-an. Sekarang Krebet dikenal sebagai sentra kerajinan topeng.  Selama ini orang lebih mengenal batik dengan kain sebagai medianya. Namun, warga Dusun Krebet, Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Bantul, Yogyakarta, lebih suka menggunakan media topeng yang terbuat dari kayu sengon. Kerajinan inilah yang selama puluhan tahun dijadikan sandaran hidup masyarakat setempat.

Dusun Krebet berada sekitar 15 kilometer arah tenggara dari Kota Yogyakarta. Dusun yang terletak di atas perbukitan barat daya wilayah Kabupaten Bantul ini sudah lama menjadi sentra kerajinan topeng. Di sana ada 40 sanggar pembuat topeng dengan jumlah perajin tidak kurang dari 300 orang. Perintis dari kerajinan topeng ini adalah Gunjiar.

Menurut Gunjiar, meski saat ini topeng-topeng modern yang terbuat dari plastik sudah merebak, topeng produk Krebet ini masih mampu bersaing dan memiliki pasar tersendiri. Bahkan produksi topeng di dusun ini bisa menembus pasar dunia. Setiap bulan, selalu saja ada pesanan untuk dikirim ke Jepang, Korea, Australia, Belanda, dan Amerika.

Tradisi membuat topeng di Krebet sudah berlangsung sejak 1970-an. Saat itu, Gunjiar, yang berprofesi sebagai pematung, belajar membuat topeng kepada Warno Waskito, empu topeng dari Keraton Yogyakarta.  Tidak perlu waktu lama bagi Gunjiar untuk berguru kepada Warno. Setelah mahir, dia pun mulai mengembangkan kemampuannya di Krebet. Bahkan banyak warga dusun yang “tertular” sehingga kemahiran membuat topeng ini menjadi wabah. Dusun Krebet pun populer sebagai sentra kerajinan topeng batik.

Proses Pembuatan Topeng Kayu

  • Potong kayu sesuai ukuran yang diinginkan menggunakan gergaji potong. Buang bagian-bagian yang tidak digunakan menggunakan kapak.
  • Ukir pola dasar untuk membentuk mata, hidung, mulut dan motif tambahan lainnya menggunakan alat pahat, hingga berbentuk sesuatu yang anda inginkan
  • Setelah diukir, maka haluskan kayu yang telah diukir tadi dengan amplas. Haluskan permukaan topeng sampai benar-benar halus, sehingga ketika pewarnaan akan dapat sempurna. Setelah permukaan topeng halus, seluruh permukaan diolesi wood filler untuk menutupi pori-pori kayu, kemudian diamplas kembali.
  • Setelah cat kering, mulailah wajah topeng itu didandani dengan menggunakan cat warna. Tentu saja disesuaikan dengan jenis topengnya.
Source Sentra Kerajinan Topeng Kayu Bantul Topeng Batik dari Dusun Krebet
Comments
Loading...